
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kudus mengelar kegiatan Istighotsah Akbar dan Tahlil Umum di geedung JHK Kidia, Jum’at (8/5/2026). Acara dalam rangka Hari lahir (harlahk ke-80 Muslimat NU dihadiri Rais PCNU Kudus KH. Ulil Albab Arwani dan Al Habib Muhammad bin Farid Al Muthohar dari Semarang.
Pada kesempatan itu, KH. Ulil Albab Arwani menjelaskan tentang pentingnya peran perempuan dalam kehidupan bangsa. Menurutnya, peran perempuan sungguh luar biasa karena disebut tiang negara.
“Jika bagus akhlaknya maka bagus pula negara tersebut, begitu juga sebaliknya.”ujarnya.
KH. Ulil Albab menandaskan bahwa perempuan harus menguasai ilmu umum sekaligus ilmu agama, erlebih ilmu al Qur’an sebagai pedoman hidup manusia.
“Misalnya memiliki kebiasaan bangun lebih pagi dan meluangkan waktu untuk sholat tahajjut, zikir, baca al Qur’an dengan penuh kesabaran maka Allah menlimpahkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka dan semua urusan akan dimudahkan.”jelasnya.
Sementara Habib Muhammad bin Farid Al Muthohar dari Semarang mengharapkan Muslimat NU Kudus harus menjadi figur wanita yang shalihah sebagaimana Ibu Khadijah, Ibu Asma dan Ibu Maryam yang patut menjadi teladani
“Wanita shalihah diantaranya rajin salat, puasa, menjaga harga diri serta selalu setia dan taat pada suami.”ujarnya.
Di samping itu, lanjut Habib Muhammad, perempuan juga harus memiliki sifat hemat namun tidak pelit, Jual mahal tapi tidak murahan dan punya rasa takut dan malu.
“Sebaik-baik penghargaan yang ada di dunia adalah isteri yang shalihah” tandasnya.
Ditambahkan, ciri lain dari wanita shalihah adalah suaminya selalu merasa kangen jika lama tidak berjumpa. “Wanita sholihah besok di akhirat berhak masuk ke dalam pintu surga sesuai keinginannya.”imbuh Habib.

Ketua panitia harlah Hj. Purwanti menyampaikan puncak Istighotsah Akbar dan Tahlil Umum mengambil tema menjaga Tradisi, Menguatkan Kemandirian, Meneduhkan Peradaban. Dalam acara ini, pihaknya memberikan pemberian santunan kepada 30 anak yatim Darul Hadlonah.
“Rangkaian kegiatan harlah sebelumnya sudah diawali dengan Seminar Pendidikan Politik bagi perempuan dan pembacaan arwah dan Khotmil Qur’an 80 kali khataman yang diadakan 1 Mei 2026 lalu.”terangnya.
Turut hadir Ketua PC. Muslimat NU Kudus Hj. Chumaedah Hamim beserta semua jajaran PC, PAC maupun pengurus ranting beserta seluruh anggota se-Kudus. (nafis/adb)









































