Melihat Keramahan Santri Melayani Peserta Rakornas LAZISNU

0
1052
Para santri membersihkan lantai penginapan peserta di SMP Walisongo

SRAGEN,Suaranahdliyin.com – Saat peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-3 NU CARE-LAZISNU berdatangan, lokasi kegiatan Pesantren Walisongo Sragen  diguyur hujan deras,Senin (29/1/2018). Puluhan santri pesantren asuhan KH.Ma’ruf Islamudin menyambut dengan penuh tanggap.

Setiap peserta yang turun dari mobil langsung dijemput santri dengan memakai payung, kemudian menghantarkan ke tempat registrasi hingga penginapan. Di komplek penginapan peserta, mereka juga  sangat telaten membersihkan lantai, kamar mandi dan menata sandal peserta sehingga memberikan kenyamanan.

Seperti pantauan suaranahdliyin.com ruang penginapan di SMP Walisongo Karangmalang,santri laki-laki tampak giat membersihkan kamar mandi dan mengepel lantai selepas subuh. Sebagian mereka ada yang merapikan kursi dan karpet tempat acara di halaman SMP. Sementara yang santri perempuan membantu melayani kebutuhan konsumsi peserta.

Menurut seorang koordinator santri Aris Widodo, pesantren Walisongo mengerahkan sekitar 200 santri untuk membantu kesuksesan Rakornas Lazisnu. Mereka terbagi dalam beberapa bagian kepanitiaan yakni perlengkapan, kebersihan dan konsumsi.

“Atas dawuh abah KH.Ma’ruf, kami harus melayani peserta supaya para tamu bisa nyaman. Selama belum selesai tidak akan berhenti,”ujarnya.

Prinsip para santri menjadi panitia, kata dia, selalu mengutamakan pelayanan dan keramahan. “Sebaik mungkin kita ciptakan suasana penuh keramahan,”tandas santri angkatan Argani kelas 12.

Ia mengaku senang pesantren Walisongo menjadi tuan rumah event nasional. Dengan demikian, para tamu dari seluruh Indonesia bisa mengenal pesantren yang terletak di dukuh Sungkul desa Plumpungan Kecamatan Karangmalang Sragen ini.

Melihat pelayanan santri yang ramah-ramah mendapat apresiasi peserta Rakornas. Seorang peserta dari Kudus Sugiono mengaku sangat menyenangkan.

“Mereka (santri) tawadhu dan ramah sekali terhadap tamu .Saya sangat terkesan pelayanan santri,”ujarnya.

Rakornas NU Care-LAZISNU ini berlangsung dari Senin-Rabu (29-31/1/2018) diikuti 300 peserta dari seluruh Indonesia. Mereka sangat antusias mengikuti setiap sesion yang diagendakan (adb)

Comments