Medsos dan Ramadan

0
380

Media sosial (Medsos), memang tidak ada kaitan langsung dengan Ramadan, bulan suci umat Islam yang sebentar lagi datang kembali.

Lalu, apa kaitan Medsos dengan Ramadan?

Ya, ada. Pasti ada. Terlebih, menjelang Ramadan, narasi – narasi religius pasti akan memenuhi di jagat maya. Publik banyak sekali yang memosting hal – hal kaitannya dengan Ramadan, juga kajian – kajian keislaman yang marak saat bulan suci.

Maraknya narasi – narasi religius dan kajian – kajian keislaman semakin nampak dalam dua tahun terakhir, yakni di tengah suasana pandemi Covid – 19.

Di tengah situasi pandemi, masyakat dalam komunitas apapun, bahkan seakan tidak bisa mengelak untuk -mau tak mau- harus memaksimalkan teknologi informasi dan komunikasi atau teknologi digital, dalam banyak hal: sekolah, kuliah, bekerja, training – training, dan lain sebagainya.

Tak pelak, banyak dunia industri terpukul, bahkan ada yang harus menerima kondisi getir lantaran harus gulung tikar. Kendati di sisi lain, tak sedikit pula yang justru menangguk untung dari adanya pandemi ini.

Akan tetapi, yang jelas, siapa yang bisa memanfaatkan teknologi digital untuk hal – hal kreatif – inovatif, dialah orang yang bisa dikatakan cerdas mengambil peluang di tengah situasi sulit.

Jelang Ramadan ini, misalnya. Meski Ramadan belum lagi menyapa, namun medsos sudah banyak yang “memberi tanda” akan datangnya bulan suci ini sebentar lagi. Tanda itu adalah melalui medsos, yang digunakan untuk memasarkan aneka produk untuk Ramadan -dan juga Lebaran (Idulfitri)- tentunya.

Lihatlah. Banyak kawan yang kini telah menawarkan aneka produk seperti sarung, peci, baju koko dan lainnya melalui beragam platform medsos.

Ini pun menjadi penanda, bahwa medsos juga menjadi media yang cukup mudah bagi kita semua untuk mengetahui datangnya Ramadan. Tak percaya? Silakan jelajahi aneka medsos dalam jaringan Anda.

So, selamat menyambut Ramadan yang tak sampai sebulan lagi menyapa. Semoga banyak kebaikan dan keberkahan yang kita dapat pada Ramadan nanti. Semoga. (redaksi)

Comments