Mbah Ubaid: Tugas Relawan Sangat Mulia

0
397
KH Ubaidillah Shodaqoh saat melakukan inspeksi langsung terhadap relawan NU dalam apel di Pekalongan

PEKALONGAN, Suaranahdliyin.com – Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh, melakukan inspeksi langsung terhadap relawan NU dalam kesiapannya menghadapi ancaman bencana di musim hujan.

Kiai Ubaid memeriksa personel sekaligus peralatan yang dimiliki relawan, saat Rakorwil dan Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Jateng di Kabupaten Pekalongan, Ahad (28/11/2021).

Pada kesempatan itu, Mbah Ubaid –sapaan akrabnya- menegaskan, LPBI NU merupakan lembaga yang tidak boleh mengenal kata libur. Saat musim hujan seperti saat ini, ujarnya, harus selalu siap siaga. Ketika ada bencana, bersama para relawan lain harus turun melakukan penyelamatan maupun pertolongan.

“Saat tidak muncul ancaman bencana, juga harus melakukan upaya-upaya preventif. Reboisasi, buat biopori, hingga lakukan edukasi kepada masyarakat luas akan pentingnya bersama-sama menjaga bumi ini,” pesannya.

Pihaknya mengakui, bahwa peralatan yang dimiliki relawan masih terbatas. Namun dengan keterbatasan, semua tetap bergerak terlibat, saat muncul bencana. “Semua saling bersinergi. Karena tidak mungkin satu lembaga bergerak sendirian,” tegasnya.

Ditambahkannya, penanggulangan bencana merupakan sebuah hajat darurat, atau harus yang lebih didahulukan. Karenanya, anggaran-anggaran untuk hal yang darurat ini mestinya didahulukan, bahkan semestinyaa tak terbatas.

“Karena itu, misalnya kita dorong Lazisnu pada masa-masa hujan seperti ini untuk mengatasi masalah anggaran tersebut, atau jadi anggaran prioritas,” paparnya dalam acara yang juga dihadiri Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pekalongan KH Syaiful Bahri dan Ketua Lazisnu Jateng, H M Mahsun.

Dalam pandangannya, tugas relawan sangat mulia, karena memberikan manfaat bagi manusia. “Niati menolong, bisa menyelamatkan. Namun relawan sendiri juga harus tetap selamat,” tuturnya.

Ketua LPBI NU Jateng, Winarti, mengutarakan, Rakor dan Apel ini digelar untuk kembali mengajak semua pihak siap siaga menghadapi ancaman bencana di musim hujan. “Selain itu, tentu menjadi ajang untuk terus menyamakan visi dan misi dengan kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah ini,” katanya. (rls/ ros, gie, adb)

Comments