Kenang Pasukan Macan Putih Muria, Warga Piji Wetan Produksi Film Pendek

0
684
Film Pendek A Ba Ta Macana karya Warga Piji Wetan

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Menyambut hari kemerdekaan ke-74 RI, warga Dusun Piji Wetan Desa Lau Kecamatan Dawe Kudus membuat film pendek. Mereka mengenang perjuangan Komandan Pasukan Macan Muria, Kapten Mahmudi dalam mengusir penjajah yang kembali menyerang pasca 17 Agustus 1945. Film berdurasi 37 menit itu diputar pada malam tirakatan dan nonton bareng (nobar) yang digelar di perempatan sebelah rumah H. Parkun, Jum’at (16/08/19).

Sutradara film M. Ulul Azmi mengatakan pembuatan film tersebut terinspirasi dari perjuangan seorang kiai dan para santrinya dalam menjaga keamanan wilayah pasca 17 Agustus 1945. Pada saat itu kita tahu suasana belum sepenuhnya aman. Pada film tersebut dikisahkan Jendral Kelly bersama pasukan sekutu kembali menyerang Indonesia sehingga rakyat dilanda keresahan.

“Piji Wetan memiliki tokoh pendekar bernama Mbah Sukari yang dikenal sebagai penasehat Banser Kudus. Beliau itu termasuk Pasukan Hisbullah untuk mengusir penjajah dan Komunis dan sekutu yang berusaha masuk kembali,” katanya kepada Suaranahdliyin.com, Senin (19/08/19).

Suasana Nobar Film Pendek warga Piji Wetan

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Citul ini menjelaskan film garapannya itu diberi judul “A Ba Ta Macane”. Judul tersebut dipilih untuk mengingatkan jati diri warga dusun Piji Wetan yang dulu dikenal sebagai wilayah kauman (dihuni oleh mayoritas kaum santri dan kiai).

“Selain itu juga memang untuk menonjolkan ikon Macan Putih Muria. Jadi Macane bisa dimaknai cara membaca, sekaligus bisa dimaknai harimau atau macan muria itu,” jelas Citul.

Mengenai Kapten Mahmudi, kapten yang mengkomando Pertempuran antara pasukannya melawan penjajah dan sekutu memuncak di daerah Desa Glagah, Dawe. Oleh sebab itu, didaerah tersebut juga telah dibangun monumen Macan Putih Muria.

“Monumen itu bisa dilihat dan masih berdiri kokoh hingga hari ini,” paparnya.

Citul menambahkan, proses pembuatan film itu melibatkan warga dan anak-anak dari dusun Piji Wetan. Karena seluruh aktor dan aktrisnya adalah anak-anak syuting dilakukan setiap pulang sekolah. Film itu juga telah ia upload ke Youtube Channel Ruang Karya Kudus. Bagi yang penasaran dengan filmnya bisa klik link berikut ini, https://www.youtube.com/watch?v=-iaHKOJAoJE. (rid/adb)

Comments