Harlah Fatayat NU di Piji
Kader Fatayat Harus Bisa Mengatur Waktu untuk Organisasi dan Keluarga

0
102
Peringatan harlah ke-76 Fatayat NU Ranting Piji Dawe Kudus

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU, Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Desa Piji menggelar doa bersama pada Ahad di Musholla Al Muhajjirin. Kegiatan ini dihadiri oleh Pembina Fatayat Desa Piji serta Ketua dan sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Dawe.

Meski dilaksanakan secara sederhana, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para anggota Fatayat NU Piji tampak antusias mengikuti rangkaian acara sebagai bentuk komitmen dalam berkhidmat di organisasi.

Ketua PR Fatayat NU Piji, Khotimah, menyampaikan bahwa kekompakan menjadi kekuatan utama anggotanya, baik dalam kegiatan organisasi maupun sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Pembina Fatayat Desa Piji,  Hj Ruminah, berpesan agar para kader tidak hanya aktif dan sukses dalam organisasi, tetapi juga sukses dalam mendidik dan merawat anak-anak

“Jadi kader Fatayat tidak boleh mengabaikan keluarga. Keluarga juga harus tetap diutamakan.” ujarnya.

Sementara Ketua PAC Fatayat NU Dawe, Yuliana Kurniawati, menekankan pentingnya manajemen waktu bagi kader Fatayat. Dikatakan, menjadi kader Fatayat NU harus mampu mengatur waktu antara organisasi, profesi, dan keluarga.

“Harapannya, agar semuanya berjalan seimbang, tetap harmonis, serta menghadirkan manfaat tanpa mengorbankan salah satunya,”pesannya.

Ia menambahkan, peringatan Harlah ke-76 ini menjadi momentum bagi para kader untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memberikan manfaat, serta berkomitmen menjadi perempuan yang berdaya, berakhlak, dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

Kegiatan doa bersama ditutup dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama (bancaan). Suasana kebersamaan terasa hangat meski hanya disuguhi hidangan sederhana berupa nasi kuluban yang dinikmati dengan penuh kebahagiaan.(Naimah/adb)

Comments