Hadapi Pemilu, Guru Madin Diminta Hadirkan Kesejukan

0
254
Ketua umum DPP FKDT KH.Lukman Hakim dan Bupati Tegal Hj. Umi Azizah (tengah) foto bersama pengurus terlantik FKDT Tegal

TEGAL,Suaranahdliyin.com – Menghadapi  pemilu dan pilpres 2024, seluruh guru madrasah diniyyah (madin) diminta menghadirkan kesejukan di tengah tengah masyarakat. Guru madin harus mampu mewujudkan kedamaian dan ketentraman di lingkungan masing-masing dan tidak ikut terprovokasi oleh isu atau apapun yang ramai menjelang pemilu 2024.

Demikian pesan Ketua Umum DPP FKDT, KH Lukman Hakim saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Dewan pengurus Cabang (DPC) Forum Koordinasi Diniyyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Tegal di Pendopo Amangkurat Slawi, Jumat (5/1/2024)

“Sebagai guru Madin sekali lagi saya minta agar menjaga kondusivitas pemilu yang sudah di ambang pintu,”tandasnya.

Menurut KH Lukman,  guru madin agar tidak ikut ikutan ribut tentang pemilu. Guru madin berhak memilih dalam pemilihan umum nanti, tentu dengan senantiasa menciptakan suasana yang tentram dan damai.

“Hal ini sangat penting, mengingat kehadiran guru Madin menjadi  suri tauladan dalam kehidupan bermasyarakat,”ungkap Wakil Sekjen PBNU ini.

Ia menegaskan pentingnya peran guru Madin dalam mewujudkan IsIam yang ramah. Dikatakan, sesungguhnya Madin memiliki jasa besar kepada bangsa Indonesia dengan ragam suku dan bahasa daerah yang banyak.

“Kehadiran Madin menjadi garda terdepan untuk menangkal radikalisme atas nama agama. Sehingga wajah Islam  Indonesia hari adalah wajah Islam moderat di tengah pluralitas.”tegas KH.Lukman.

KH.Lukman Hakim mengungkapkan bahwa perkembangan medsos sangat berpengaruh terhadap perkembangan pemahaman keagamaan.

“Anak anak kita perlu kita kendalikan dalam  menggunakan handphone. Melalui Madrasah Diniyah inilah menjadi pengendali anak anak kita agar tidak terjebak kepada pemahaman terorisme.”ujarnya.

Bupati Tegal Hj Umi Azizah menyadari pentingnya pendidikan diniyah untuk penguatan pendidikan karakter. Hal tersebut karena memang generasi sekarang perlu membutuhkan pondasi yang kuat dalam beragama.

“Hadirnya Madrasah Diniyah di tengah tengah masyarakat  menjadi garda terdepan dalam pendidikan akhlakul karimah atau pendidikan karakter.”ujarnya

“Atas nama pemerintah Kabupaten Tegal  kami sangat mengapresiasi pembelajaran di Madin.”sambung Bupati Tegal.

Pelantikan pengurus FKDT periode 2023-2028 dihadiri Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, K  Abdul Rohman bersama Wakil Ketua Akhmad Sururi. Beberapa pimpinan Ormas Keagamaan kabupaten Tegal dan tamu undangan lainnya. (srr/adb)

Comments