Guru NU Harus Lestarikan Amalan Aswaja

0
449
Ketua Pergunu Kaliwungu HM.Noor Kholis bersama sejumlah pengurus dalam khotmil Qur’an, malam tadi

KUDUS,Suaranahdliyin.com –Pimpinan Anak Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PAC Pergunu) kecamatan Kaliwungu Kudus mengadakan puncak acara khataman al-Qur’an bin nadhor di kediaman dewan pakar HM.Noor Cholis desa Mijen Kaliwungu, Selasa (19/5/2020). Selama Ramadan ini, para pengurus Pergunu telah mengkhatamkan al-Qur’an sebanyak 3 kali.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pergunu Kaliwungu Noor Kholis mengajak guru-guru NU untuk selalu sinergi dengan kegiatan Nahdlatul Ulama. Dikatakan, guru NU harus berusaha mempertahankan, melestarikan dan mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di tengah kehidupan berbangsa dan negara.

“Sebagai kader NU, anggota Pergunu berkewajiban menjaga Aswaja terutama  di lingkungan pendidikan Nahdlatul Ulama,”tegasnya.

Kholis menandaskan Pergunu harus mampu bersaing dengan guru guru di Indonesia dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. “Karenanya, guru NU harus selalu meningkatkan kwalitas sumber daya manusia dengan selalu kreatif inovatif dan mempertahan mutu pendidikan,”ujarnya.

Mengingat situasi pandemi, khatmil Qur’an dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan. “Mari kita selalu memegang teguh ajaran Al Qur’an sebagai sumber dari segala sumber hukum di dunia dan akherat.”ujar Kholis yang disiarkan live streaming di akun medsos Pergunu Kaliwungu.

Selain ketua Pergunu Kaliwungu Noor Kholis, hadir dalam acara ini dewan pakar Pergunu HM.Noor Kholis dan sejumlah pengurus Pergunu Kaliwungu(imin,adb/ros)

Comments