Turba II, Ketua IPNU Kudus Tegaskan PR-PK Sebagai Pusat Kehidupan Organisasi

0
347
Turnamen II PC IPNU-IPPNU Kudus di gedung Muslimat NU Loram Kulon Jati

KUDUS, Suaranhadliyin.com – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul! Ulama (IPNU-IPPNU) Kudus melakukan Turba Ii di Gedung Muslimat NU Loram Kulon Jati Ahad (10/5/2026). Kegiatan diikuti seluruh jajaran pimpinan, mulai dari Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR) hingga Piminan Komisariat (PK) IPNU–IPPNU se-Kabupaten Kudus.

Ketua PC IPNU Kudus, Abdullah Basar menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh kader. Ia menegaskan bahwa kegiatan Turba bukan sekadar agenda wajib, melainkan sarana strategis dalam membangun kekuatan organisasi dari akar rumput.

“Turba bukan sekadar agenda turun ke bawah. Turba adalah ruang silaturahim, ruang evaluasi, ruang mendengar, dan ruang menyatukan langkah perjuangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdullah Basar juga menekankan pentingnya peran ranting dan komisariat sebagai pusat kehidupan organisasi. Menurutnya, kekuatan IPNU–IPPNU tidak hanya bertumpu pada tingkat cabang, tetapi justru berasal dari aktifnya struktur di tingkat bawah.

“Kekuatan IPNU-IPPNU Kudus bukan terletak pada hebatnya PC saja, tetapi justru terletak pada hidupnya ranting dan komisariat. Karena denyut organisasi sesungguhnya ada di bawah,” tegasnya.

Waka Departemen Organisasi M. Falahudin Mahrus menyampaikan wacana konferensi PC IPNU-IPPNU Kudus akan dilaksanakan di bulan desember 2026.

“Insyaallah jika tidak ada halangan Konferensi PC IPNU-IPPNU Kudus akan digelar pada bulan Desember 2026 yang akan datang. Jika dari per pimpinan ada kegiatan di bulan itu sesegera mungkin mengajukan pemberitahuan kepada PC IPNU-IPPNU Kudus biar bisa dijadwalkan dengan baik”ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PC IPNU–IPPNU Kudus optimistis dapat memperkuat soliditas organisasi serta menjadikan IPNU–IPPNU sebagai wadah pembinaan pelajar yang aktif, progresif, dan berdaya guna bagi masyarakat.

Acara berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat bawah. Selain sebagai ajang silaturahmi.

Turba II juga dimanfaatkan sebagai ruang berpendapat serta penyamaan langkah perjuangan antar pelajar di kudus.(Khasanul Muna/adb)

Comments