Gebyar Salawat Meriahkan HUT ke-33 Desa Sungai Putih Kampar

0
1835
Sejumlah tokoh agama dan masyarakat hadir dalam peringatan HUUT ke-33 desa Sungai Putih Kampar Riau

KAMPAR, suaranahdliyin.com- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Desa Sungai Putih kecamatan Tapung kabupaten Kampar Riau, Pemerintah desa mengadakan Gebyar Salawat di Lapangan bola desa setempat,Selasa malam (20/12/2022). Gebyar salawat berlangsung semarak dengan berbagai kemasan acara mulai Maulid Nabi, Tahlil, do’a serta pemotongan tumpeng hingga letusan kembang api dan ceramah agama.

Sejumlah tokoh hadir di tengah-tengah masyarakat, antara lain Kepala Desa (Kades) Sungai Putih H Bambang Rubianto, wakil ketua DPRD Kampar H Repol, Sri Wahyuni, anggota DPRD Kampar, Penasehat Syafa’aturrosul Kampar Raden Mas Yai Imam Prayitno Citro Wijoyo BAMS, ketua Syafa’aturrosul Kampar pimpinan Muhammad Ilham, Ketua PSNU Pagar Nusa Cabang Kampar M Rizal Muhaimin EL S.Sy, Sekretaris GP Ansor Cabang Kampar Nur Sahrum S.I.Kom dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, KadesH Bambang Rubianto mengaku bahagia lantaran peringatan HUT ke-33 berjalan cukup meriah. “Saya sangat senang dan terharu, acara HUT desa kita yang 33 ini sangat ramai di luar dugaan. Ini ditandai dengan tidak cukupnya tenda dan terpal tempat duduk bagi hadirin,”ujarnya.

Bambang mengharapkan kemeriahan HUT desa ke depan bisa terulang kembali pada tahun-tahun yang akan datang. Ditegaskan, kegiatan HUT bakal menjadi agenda tahunan desa.

“Harapan saya, kepada  kita semua dan hadirin dapat melaksanakan HUT desa untuk tahun-tahun berikutnya,” harap kades disambut tepuk tangan para hadirin.

Penasehat Syafa’aturrosul Kampar, Gus Raden Mas Suprayetno menuturkan bahwa ketika hadir pada majlis shalawat malam ini berarti telah mendapatkan 3 hal amalan yakni hormat lisan, hormat Syiar dan hormat amaliah.

“Hormat lisan berarti ibadah bernilai pahala dikarenakan melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Hormat syiar yaitu ibadah bernilai pahala karena telah mensyiarkan akan cinta kepada nabi kita, dan hormat amaliah dibuktikan dengan melangkahkan kaki di tempat ini untuk menghadiri shalawat Rasul,”jelasnya.

Gebyar Salawat diakhiri mahalul qiyam diiringi sholawat badr, mars Banser, lagu Banser Jumberareka, ya lal wathon, dan lagu Indonesia Raya.(nur sahrum/adb)

Comments