
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Fatayat NU diminta mengenalkan Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak sejak dini. Harapannya, anak bisa tumbuh menjadi generasi yang saleh dan memiliki kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Pesan tersebut disampaikan KH Nur Alim dari Demak saat memberikan mauidhoh hasanah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pertemuan rutin Fatayat Ranting Lau Dawe Kudus di Musholla Darussalam, Karang Tuang, Jumat (28/8/2026).
KH Nur Alim mengatakan, mengenalkan Rasulullah kepada anak-anak merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Kecintaan tersebut dapat diwujudkan dengan memperbanyak sholawat serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak perlu dikenalkan kepada Rasulullah sejak dini agar tumbuh menjadi anak-anak yang saleh dan memiliki kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Menurut dia, jika umat Islam ingin mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW, terdapat dua hal yang perlu dilakukan, yakni memperbanyak selawat dan mengikuti akhlak Rasulullah SAW.
Ia menjelaskan, Nabi Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak. Karena itu, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui selawat, tetapi juga harus diterapkan dengan mengikuti akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
“Jika ingin memperoleh kehidupan yang bahagia, kita harus berusaha mengikuti dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” katanya.
Selain itu, KH Nur Alim mengingatkan pentingnya menjaga salat dan membiasakan anak-anak untuk mendirikan salat. Sebab, salat merupakan amalan yang pertama kali dihisab. Karena itu, umat Islam perlu memberikan perhatian terhadap pendidikan dan pembiasaan salat sejak dini.
Dalam mauidhohnya, KH Nur Alim juga menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Fatayat merupakan bentuk rasa syukur umat Islam atas lahirnya Rasulullah SAW sekaligus momentum untuk meningkatkan keimanan dan mahabbah kepada Nabi Muhammad SAW.
Ia mengutip pandangan Syekh Jalaluddin As-Suyuthi yang menyebut kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu nikmat terbesar bagi umat Islam. Karena itu, umat Islam perlu mensyukuri nikmat tersebut dengan memperbanyak sholawat dan menghadiri majelis yang mengingatkan kepada Rasulullah SAW.
KH Nur Alim juga menekankan pentingnya thalabul ilmi. Menurutnya, setiap langkah yang ditempuh untuk mencari ilmu merupakan amal kebaikan dan menjadi jalan untuk mendapatkan rahmat Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan keutamaan orang yang mengadakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dan majelis selawat. Ia menyebut, kegiatan tersebut akan mendapatkan doa dan pertolongan dari empat malaikat, yakni Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dirangkaikan dengan pertemuan rutin Fatayat Ranting Lau. Kegiatan dihadiri anggota Fatayat Ranting Lau,Ketua PR Muslimat NU Lau, Hj. Siti Nurmah, Ketua PR Fatayat NU Lau Qurrotul Aini, serta tokoh masyarakat setempat.(yul/adb)










































