
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Kendati sekarang ini seluruh masyarakat Indonesia menghadapi pandemi Covid – 19, pembelajaran tetap berjalan. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk belajar di rumah secara daring. Namun dalam prosesnya, membutuhkan tambahan biaya untuk membeli kuota internet.
Demikian disampaikan Ketua DPW Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Jateng, Dr. Muhammad Ahsan M.Kom kepada Suaranahdliyin.com melalui rilis yang dikirimkan, kemarin.
“Ketika pembelajaran daring diterapkan di lapangan, ternyata masih terdapat kendala dengan masalah sosial ekonomi. Sebagian orang tua peserta didik tidak cukup punya dana untuk membeli gadget dan pulsa/ kuota internet, maka perlu solusi alternatif. Dalam beberapa kasus, pembelajaran online juga terkendala oleh ketiadaan sinyal jaringan internet di suatu kawasan,” katanya.
Dalam situasi demikian, menurut Ahsan, perlu dilakukan pembelajaran secara on air dengan memanfaatkan gelombang frekuensi radio, sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. ‘’Program Ibu Pertiwi Memanggil, Belajar di RRI, sangat tepat sebagai alternatif pembelajaran bagi peserta didik di masa pandemi ini,’’ ujarnya.
Untuk memantapkan isi siaran, khususnya pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) selama Ramadan, ungkap Hery Nugroho M.SI. M.Si, sekretaris DPW AGPAII Jateng, RRI Semarang menggandeng DPW AGPAII Jateng dalam penyediaan narasumber terpilih dari guru PAI terbaik di Jateng maupun kabupaten/ kota.
Hery Nugroho, menyampaikan, siaran ini diperuntukkan untuk jenjang SD, SMP, SMA/ SMK dimulai Senin – Jumat (kecuali hari libur nasional), 4 – 22 Mei 2020 pukul 10.00 – 11.00 di RRI Pro2 95.3 FM atau juga bisa mengunduh aplikasi RRI Play Go.
Siaran ini dipandu oleh host dari RRI. Setelah pengantar dari pembawa acara, guru menjelaskan materi, kemudian peserta didik dapat mengajukan pertanyaan kepada narasumber maupun memberikan jawaban atas pertanyaan dari nasaumber di nomor WA 08156510953.
Terkait program itu, Kepala Bidang PAIS Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jateng, H. Imam Buchori M.Si, sangat mengapresiasi. ‘’Saya harap guru PAI jenjang SD, SMP, SMA/ SMK Negeri/ Swasta di Jateng mengajak peserta didiknya untuk mengikuti program ini. Sehingga meski ada pandemi Covid – 19, pembelajaran PAI tetap jalan,’’ tegasnya. (rls/ ros, adb, rid)









































