Dilantik, Sakomanu Kudus Wadah Pramuka Ma’arif NU

0
338
Pelantikan pengurus Sakomanu Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – 30 Pengurus Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Kudus periode 2021-2026 remi dilantik Wakil Ketua Bina Satuan Sofyan Zuhri. Diikuti ratusan perwakilan dari Gugus Depan lembaga pendidikan Ma’arif SD/MI, SMP/MTs dan MA/SMK, acara bertempat di Graha Idola, Gondosari, Kudus pada Ahad, (30/01).

Ketua Sakomanu Kudus, H. Agus Hari Ageng, menyampaikan, kepengurusan Sakomanu diambil dari gugus depan dan aktivis NU. Ageng mengaku tidak merekrut banyak orang dalam kepengurusan dikarenakan ini menjadi hal awal.

“Yang terpenting para pengurus bisa mengoptimalkan apa yang ada,” katanya.

Sebagai informasi, lanjut Agus, Sakomanu merupakan wadah untuk para pramuka LP Ma’arif NU dan posisinya berada di bawah kwartir dan sejajar dengan saka dalam pramuka. Jika di saka goalsnya adalah mengoptimalkan di bidang masing-masing, sedangkan Sakomanu nantinya akan memperkuat nilai nilai ahlussunnah waljamaah (aswaja).

“ Sehingga ajaran Aswaja, bisa disosialiasikan dan diterapkan dengan baik oleh generasi masa kini,” bebernya.

Ageng menambahkan, Satuan Komunitas Pramuka ini merupakan salah satu amanat UU No 12 Tahun 2010 yang menyebutkan bahwa masyarakat diberi ruang untuk membuat satuan komunitas dan salah satunya yang sudah ada yakni Sakomanu.

“Melalui lembaga Ma’arif ini, maka bagian menjalankan amanah dengan mengambil kesempatan kepramukaan di NU,”imbuhnya.

Relevansinya, papar Ageng lebih lanjut, ajaran dalam kepramukaan tidak ada yang menyimpang dari Islam khususnya ajaran dalam NU. Maka dari itu, dalam Sakomanu ini akan difokuskan pada nilai-nilai yang ada di pramuka dan diintegrasikan apa yang ada di Aswaja agar lebih kuat melalui pramuka.

Terakhir, ia berpesan, generasi muda harus bisa berperan khususnya dalam kepramukaan. Sebab ada tiga hal yang dicapai dalam pramuka yakni karakter, keterampilan dan kebangsaan. Dari hal inilah menurut Ageng, anak muda harus mengeksplorasi diri khususnya melalui alam sekitar.

“Generasi muda harus ambil peran juga jangan hanya jadi penonton,” tandasnya(umi/adb, rid) 

Comments