Cak Lontong: NU dan NKRI Tak Bisa Dipisahkan

0
600
Cak Lontong/ Foto: tangkapan layar Channel TVNU

SURABAYA, Suaranahdliyin.com – Pelawak kondang, Cak Lontong, diundang dalam silaturahim PBNU dan PWNU se Indonesia yang digelar di Gedung Grahadi Surabaya, 17 Februari lalu.

Tak pelak, kehadiran Cak Lontong dengan penampilanya pun membuat para kiai, pengurus NU dan para tokoh yang hadir tersenyum dan tertawa menyimak materi stand up commedy yang dibawakannya.

Namun ada satu hal yang cukup menarik dalam acara yang antara lain dihadiri KH Yahya Staquh (ketua umum PBNU) dan Hj Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur) itu, yakni saat Cak Lontong mengatakan bahwa antara NU dan NKRI itu tidak bisa dipisahkan.

Apa argumentasi dari statemennya itu? “NU dan NKRI itu tidak bisa dipisahkan. NKRI itu berdasarkan Undang – undang (UU), kalau NU (Nahdlatul Ulama) itu sering ngundang – ngundang,” katanya yang membuat para hadirin tersenyum mendengarnya.

Selain itu, ada sisi “menarik” lain menurut Cak Lontong, yakni saat ngundang ketika ditanya waktunya, jawaban yang didapat adalah “bakda Isya”.

“Setiap kali diundang NU, saya sangat senang, karena waktunya mesti fleksibel. Ketika ditanya waktunya kapan, jawabnya ya bakda Isya,” candanya sebagaimana dilihat Suaranahdliyin.com dalam Channel TVNU pada Selasa (1/3/2022).

Sementara itu, pada kesempatan tersebut Cak Lontong juga mengaku lahir dari keluarga NU. “Sejak kecil itu saya NU. NU-akal,” lanjutnya sembari tersenyum yang membuat para hadirin juga tersenyum dibuatnya. (ros/ rid, adb)

Comments