Tamzil Ajak Masyarakat Saling Mendoakan dan Menjaga Persatuan

0
317
  • Di Ikhtitamul Majlis Pengajian 17-an Menara Kudus
Bupati Kudus/ Foto: akun youtube Menara Kudus.

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Bupati Kudus Ir. H. Muhammad Tamzil MT., menyampaikan rasa syukurnya bisa hadir dalam ikhtitamul majlis sekaligus silaturahim dengan para ulama dan masyarakat.

Ia mengapresiasi dan hormat kepada panitia Darusan Umum Pengajian 17-an Menara Kudus atas terselenggaranya majelis rutin tersebut. Menurutnya, itu menjadi penanda religiusitas masyarakat.

“Ini tandanya kita semua diberi keimanan dan ketakwaan, sebab kita melangkah ke majelis ini dengan mudah dan ikhlas,” katanya.

Tamzil pada kesempatan itu, pun mengajak jamaah untuk saling mendoakan dan menjaga persatuan. ‘’Indonesia sekarang merupakan kiblat toleransi dunia, sehingga harus dijaga bersama,’’ ucapnya. “Mari saling mendoakan masalah-masalah kita terselesaikan dan diberikan istiqamah. Mari selalu jaga persatuan,” ajak lebih lanjut.

Menurut Tamzil, kendati belakangan ada beberapa oknum yang ingin memecahbelah bangsa, namu tersebab doa para ulama, tahlil, manaqib dan sebagainya, Indonesia tetap bisa bersatu. “Doa para ulama, sebab tahlil, sebab manaqib dan amaliyah lain, kita tetap dalam naungan NKRI yang satu,” tuturnya.

Ribuan jamaah menghadiri Ikhtitamul Majlis Pengajian 17-an Menara Kudus/ Foto: akun youtube Menara Kudus.

Sementara itu, ikhtitamul majlis pengajian 17-an Menara Kudus itu dihadiri para kiai dan tokoh Kudus, antara lain KH. M. Ulil Albab Arwani, KH. Chasan Fauzi, AKBP Saptono SIK  MH (Kapolres Kudus), dan Kompol Billy (Wakapolres Kudus).

Pada kesempatan yang dihadiri ribuan jamaah, itu dibacakan beberapa jawaban seputar masalah agama oleh Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), KH. Em Nadjib Hasan. Acara dipuncaki dengan mauidlah hasanah oleh KH. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) dari Yogyakarta. (rid/ adb, ros)

Comments