Talkshow Santri Membincang Pilkada

0
1640
Narasumber talksow

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Bertempat di Aula Pondok Pesantren Al-Yasir, Jekulo digelar talskhwo bertajuk ‘’Santri Membicang Pilkada’’ pada Selasa (3/4/2018) pagi. Talkshow dihadiri perwakilan santri dari Pondok Pesantren di Kudus.

Tiga narasumber yang hadir pada kesempatan itu, adalah Syafiq Ainur Ridho (Komisioner KPU Kabupaten Kudus), M. Muhtadhor MA. (dosen STAIN Kudus) dan Gus M. Mujab Saiq (Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasir).

Syafiq Ainur Ridho, mengemukakan, santri selain bisa mengaji ilmu agama, juga diharapkan melek politik dan turut berpartisipasi menyukseskan pilkada. ‘’Partisipasi itu antara lain dengan menggunakan hak suaranya, mengedukasi masyarakat dan turut serta mengawasi proses Pilkada,’’ katanya.

Muhtadhor, menyampaikan, bahwa di dalam dunia politik, masyarakat terbagi menjadi dua, yakni aktif dan pasif. Masyarakat yang aktif di dunia politik, ada yang bersifat pragmatis dan hanya bertujuan memuaskan hasrat politik individu.

Para santrio menyimak paparan narasumber.

‘’Namun ada pula yang idealis-rasionalis, yang benar-benar menjadikan politik sebagai wasilah untuk tujuan yang lebih besar, yakni menyejahterakan masyarakat. Dalam bahasa santri, niatnya ikhlas khidmah untuk rakyat,” jelasnya.

Sedang menurut Gus Mujab, pemilih ideal itu harus adil (obyektif), memiliki wawasan yang cukup terkait track-record calon yang akan dipilih, dan memiliki kebijaksanaan. ‘’Masyarakat, khususnya para santri, seyogyanya melakukan istikhoroh dalam menentukan pilihan,’’ pesannya.

Talksow diakhiri dengan kesepakatan santri untuk turut serta berperan dalam penyelenggaraan pilkada, mulai dari ikut melakukan pengawasan, melakukan edukasi kepada masyarakat dan akan menggunakan hak pilihnya. Ada pula penandatanganan bersama deklarasi menolak politik uang di puncak talksow. (gie/ ros)

 

Comments