Habib Luthfi Tegaskan Jabatan sebagai Amanah

0
395
  • Siap Dukung Siapapun yang Terpilih Jadi Rais Am Jatman
Habib Lutfi saat hadir dalam pengajian yang digelar di Mejobo, Kudus.

PEKALONGAN, Suaranahdliyin.com – Digelarnya Muktamar Thariqah XII Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) di Pekalongan pada awal 2018, memunculkan spekulasi dari beberapa pihak yang menuding Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya ingin tampil kembali sebagai Rais Am Jatman.

Pada Muktamar IX pada 2000 dan Muktamar X tahun 2005 di tempat yang sama, memilih Habib Luthfi bin Yahya sebagai Rais Am. Habib Luthfi terpilih kembali sebagai Rais Am dalam Muktamar XI yang digelar di Malang.

Terkait munculnya tudingan itu, Habib Luthfi mengatakan, digelarnya Muktamar XII di Pekalongan, bukan atas kehendaknya, melainkan hasil keputusan rapat pleno pengurus Idarah Aliyah dan rekomendasi Idaroh Wustho dan Syu’biyah se-Indonesia.

‘’Lampung dan Kalimantan Timur sebenarnya menyatakan siap sebagai tuan rumah, akan tetapi pengurus yang sudah sepuh keberatan jika Muktamar digelar di luar Jawa. Akhirnya Pekalongan kembali ditunjuk sebagai tuan rumah. Jadi semata-mata demi kemudahan pelaksanaan saja,’’ jelasnya.

Habib Lutfi menegaskan, jabatan adalah amanah. Di manapun ditempatkan, dia siap. Karena bagi Habib Lutfi, seseorang yang ingin berjuang tidak harus berada di posisi ketua umum (Rais Am) saja. Pengabdian dan perjuangan dapat dilakukan seseorang sesuai dengan kemampuannya. Saya siap mendukung siapapun yang terpilih nantinya,’’ tegasnya.

Di usianyanya yang sudah mencapai 70 tahun ini, Habib Luthfi masih memikul beragam amanah. Antara lain sebagai Ketua MUI Kota Pekalongan, Ketua MUI Jawa Tengah, Mursyid Thariqah Syadzaliyah, dan Rais Aam Jatman.

Sementara itu, Muktamar XII Jatman akan digelar di Pekalongan pada 14-18 Januari 2018 mendatang. (muiz/ adb, ros)

Comments