Tokoh Lintas Agama Hadiri Open House Ganjar di Tawangmangu

0
400
Ganjar bersalaman dengan tokoh lintas agama dalam open house yang digelarnya/ foto: istimewa

KARANGANYAR, Suaranahdliyin.com – Open house Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di tanah kelahirannya, Tawangmangu, Karanganyar berlangsung meriah, Senin (24/4). Sekira 6000 orang dari berbagai daerah di Indonesia, datang meramaikan acara itu.

Tak hanya umat muslim, open house Ganjar juga dihadiri tokoh-tokoh lintas agama. Ada puluhan pendeta, biksu, suster dan banyak lagi tokoh agama lainnya.

Salah satu tokoh lintas agama Budha, Bhiksu Santawanu mengatakan, dirinya bersama teman-teman lintas agama menyempatkan datang dari Boyolali ke acara open house Ganjar di Tawangmangu untuk bersilaturahmi. Mereka mengucapkan selamat Idulfitri dan mendoakan agar Ganjar selalu sehat, bahagia dan sejahtera.

“Kami bersama rombongan teman-teman hari ini hanya menyempatkan waktu untuk datang ke kediaman beliau supaya kami bisa bersama-sama silaturahmi. Kami juga mendoakan yang terbaik untuk beliau dan keluarga,” katanya.

Bhiksu Santawanu juga berharap Ganjar bisa menjadi pemimpin Indonesia. Pihaknya akan selalu memberikan dukungan dan doa yang terbaik. “Kami yakin beliau bisa menyatukan umat beragama di Indonesia. Semua bisa bersatu dan hidup damai,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pendeta Japarlin Marbun, salah satu tokoh gereja asal Jakarta. Ia mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi dengan Ganjar.

“Kami datang dari berbagai penjuru Indonesia, ada dari Indonesia Timur, ada dari Indonesia bagian Barat, ada dari Indonesia Tengah. Kami dari tokoh-tokoh gereja, pemimpin gereja mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri pada bapak sekeluarga,” kata dia.

Ribuan warga hadiri open house Ganjar/ foto: istimewa

Pendeta Japarlin Marbun juga mengatakan, Ganjar adalah pemimpin nasionalis. Gagasannya terhadap kebangsaan luar biasa. Di tangan Ganjar, ia meyakini Indonesia akan semakin maju dan toleransi masyarakat akan terwujud.

“Beliau sosok yang anti-intoleransi, dan tidak hanya ditunjukkan dengan kata-kata tetapi betul-betul tindakan nyata. Sehingga kita berharap nantinya bisa aman di tengah bangsa yang kita cintai ini. Semua anak bangsa bisa hidup dengan damai,” katanya. (rls/ ros, rid, adb)

Comments