Tanggap Darurat
Satgas Jogo Santri Dibentuk di Kajen

0
650
Pertemuan pengasuh pondok pesantren di Kajen, kemarin malam

PATI, Suaranahdliyin.com – Sebanyak 52 pengasuh pondok pesantren dari Forum Komunikasi Pengasuh Pesantren Kajen (FKPPK) dan sekitarnya, bertemu dengan Bupati Pati yang diwakili Asisten I dan Kepala DKK Pati di Masjid Kajen, Selasa (4/8/2020) malam.

Pertemuan itu membahas tentang beredarnya berita beragam yang bisa meresahkan masyarakat terkait dengan penyebaran Covid 19 di Kajen. Selain itu juga memberi informasi yang benar kepada pihak pemerintah daerah terkait upaya yang dilakukan oleh FKPPK terkait masalah tersebut.

Dengan begitu, diharapkan adanya pemahaman yang jelas, bahwa beberapa santri yang positif Covid 19 berasal dari satu pesantren yang sama dan sudah ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sedangkan pesantren lain di Kajen dan sekitarnya, dalam keadaan kondusif dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan yang tegas. Di Kajen dan sekitar terdapat 64 pesantren, dan santri yang positif Covid 19, hanya berasal dari salah satu pesantren.

M. Itqonul Hakim, Kasatgas Covid 19 FKPPK, menyampaikan, bahwa adanya penertiban santri Kajen dan sekitarnya dengan membentuk Satgas Jogo Santri di setiap pesantren yang bertugas memperketat penjagaan pesantren, agar para santri tetap beraktivitas berada di dalam pondok dan tidak keluar dari Pondok.

“Upaya ini berjalan dengan baik, sebab ada kesadaran bersama di kalangan pengasuh, pengurus, santri dan juga masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap penyebaran Covid 19, agar tidak meluas di pesantren dan masyarakat,” katanya.

KH. M. Mujiburrohman, Koordinator FKPPK, menyampaikan upaya-upaya yang dilakukan oleh FKPPK dan juga latar belakang lahirnya Maklumat I, II, dan III. Maklumat itu dikeluarkan tidak untuk menyudutkan atau membuat stigma negatif salah satu pihak.

Namun itu sebagai upaya pencegahan dan memberi informasi yang jelas kepada masyarakat, khususnya pesantren di Kajen dan sekitarnya untuk bersama-sama membangun kesadaran bersama dalam mengahadapi Covid 19.

“FKPPK selama ini juga terus melakukan komunikasi dengan Bupati (Ketua Satgas Covid 19 Pemkab), Dinas Kesehatan Kabupaten, dan Puskesmas terkait penanggulangan dan segala upaya pencegahannya,” ujarnya dalam rilis yang diterima Suaranahdliyin.com, Rabu (5/8/2020) siang. (khil/ gie, adb, ros, rid)

Comments