
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pada Sabtu – Ahad (16-17/5/2026) lalu, Pondok Pesantren (Ponpes) Tasywiqul Furqon Kajeksan, Kota, Kudus menyelenggarakan muwada’ah santri.
Muwada’ah yang diselenggarakan di Hall Ponpes Tasywiqul Furqon Kajeksan itu, selain disaksikan para santri, juga dihadiri para wali santri dan dewan pengasuh pondok.
Mengusung tema “Transformasi Santri Kajeksan menuju Generasi Berdampak”, muwada’ah ini juga dihadiri oleh KH Hasan Fauzi Ms, yang didaulat untuk menyampaikan mauidhoh hasanah.
KH Hasan Fauzi Ms dalam maudhoh hasanahnya menekankan pentingnya ilmu. Dan berpesan agar para santri tidak pernah puas dengan apa yang sudah dipelajari, tetapi diharapkan senantiasa untuk belajar dan menambah ilmu atau pengetahuannya.
Pada kesempatan muwada’ah tersebut, diwarnai pula dengan ujian terbuka santri, baik untuk santri yang mengambil konsentrasi salaf maupun sains.
Untuk santri salaf, ujian terbuka itu membedah kitab Fathul Qarib karya Syaikh Muhammad bin Qasim al Ghazi dengan dua penguji, yaitu Ustaz Noor Rohim dan Ustaz M Khoirul Ma’arif.
Santri yang mengikuti ujian terbuka ini terdiri atas M Tsaqif Fadhil, M Naufal Aakif, Nailul Fachri Assiddiq, Nazaruddin Fatwa, M Arsyada Azka ‘Ilma, M Dliyaul Kamil, serta M Abyan Rozaani, Moch Syihabuddin R, M Naufal Febriyansyah, M Ahsan Afifi, M Afif Zainul M, serta M Zaki Ali Muchtar.
Sedang untuk santri yang mengikuti ujian terbuka sains itu, adalah Ahmad Fahri Alfa Zaen dan M Nuzulul Ikhsan. (rls/ ros, mail, adb)






































