
DEMAK, Suaranahdliyin.com – H Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menghadiri tasyakuran Khotmil Qur’an ke-31 Pondok Pesantren Ibrohimiyyah, Mranggen, Kabupaten Demak pada Jumat (1/5/2026) malam.
Pada kesempatan itu, Gus Yasin yang didaulat menyampaikan sambutan, menekankan pentingnya penguatan karakter melalui pendidikan agama.
Dalam pandangan Gus Yasin, pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diperkuat dengan pembangunan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.
Kepada para santri yang berhasil diwisuda (khatiman/ khatimat), Gus Yasin pun menekankan posisi strategis para penghafal al Quran (hafiz/ hafizah) dalam menjaga nilai-nilai moral dan spiritual bangsa.
“Al-Qur’an itu membawa ketenangan, membawa kemakmuran hati. Orang yang hafal Al-Qur’an adalah orang-orang pilihan yang diberi amanah oleh Allah untuk menjaga kemurnian kitab suci,” tuturnya.
Bahkan Gus Yasin menegaskan, bahwa Al Quran tidak sekadar kitab suci, tetapi juga sumber transformasi peradaban.
“Keindahan Al-Qur’an mampu mengubah hati yang keras menjadi lembut. Karena itu, jangan sampai kita jauh dari Al-Qur’an. Jika umat Islam dekat dengan Al-Qur’an, insyaallah hatinya akan lembut, pikirannya jernih, dan kehidupannya terarah,” katanya. (rls/ ros, gie, adb)







































