
SEMARANG,Suaranahdliyin com — Selsma lima hari (12 – 16/10/2026), Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang menggelar Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah. Pembukaan pelatihan yang berlangsung khidmat di Auditorium BDK Semarang, Senin (12/10/26) ini diikuti oleh 200 peserta.
Mayoritas peserta merupakan kepala madrasah dari lingkungan Ma’arif NU Jawa Tengah, serta 5 peserta lintas daerah yang berasal dari Medan, Sumatera Utara.
Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jateng, Fakhrudin Karmani, menyampaikan harapan agar diklat ini memberikan kemanfaatan nyata dalam pengelolaan madrasah yang profesional, unggul, dan berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Ia mencatat bahwa selama tahun 2025–2026, sebanyak 680 kepala madrasah se-Jawa Tengah telah difasilitasi oleh LP Ma’arif NU Jateng untuk mengikuti diklat di BDK Semarang.
“Selain itu, LP Ma’arif NU Jateng juga menyiapkan berbagai program penguatan mutu berwawasan global, seperti pembelajaran bahasa Mandarin, seleksi studi beasiswa ke China, program magang ke Jepang, serta rencana fasilitasi Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik.”ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah KH Ahmad Zaki Fuad mengingatkan agar para pimpinan madrasah terus berinovasi dan terbuka terhadap teknologi. Meski demikian, ia menegaskan bahwa modernisasi pembelajaran harus tetap berakar kuat pada nilai-nilai keislaman dan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Melalui diklat ini, sinergi antara BDK Semarang dan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah diharapkan mampu menghasilkan aksi nyata dalam meningkatkan mutu pembelajaran, tata kelola lembaga, dan daya saing madrasah di tingkat nasional maupun internasional.
Pembukaan diklat ini dihadiri juga oleh jajaran tokoh dan pimpinan lembaga, di antaranya Kepala BDK Semarang H. Suyatno, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah KH Ghufron Hamzah, Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Semarang Siti Nur Maunah, Sekretaris LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah M. Ahsanul Husna, Ketua Tim Kerja Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jateng Muhammad Asyiq, serta sejumlah Widyaiswara.(adb/ros)



































