SEMARANG, Suaranahdliyin.com— Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengubah jadwal pelaksanaan Diklat Kepala Madrasah MI, MTs, dan MA yang diselenggarakan bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang. Kegiatan yang semula dijadwalkan pada 5–9 Oktober 2026 tersebut kini dilaksanakan pada Senin–Jumat, 12–16 Oktober 2026.

‎Perubahan jadwal itu disampaikan melalui surat edaran LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Nomor 1068/PW.11/LPMNU/SU/IX/2026 tertanggal 25 Rabiul Awal 1448 H atau 7 September 2026 M. Surat tersebut ditujukan kepada Ketua LP Ma’arif NU PCNU se-Jawa Tengah serta kepala MI, MTs, dan MA Ma’arif NU se-Jawa Tengah.

‎Dalam edaran tersebut dijelaskan, perubahan jadwal dilakukan karena pada waktu pelaksanaan sebelumnya terdapat agenda AKGTK dari Kementerian Agama. Dengan penyesuaian tersebut, pelatihan kepala madrasah dapat dilaksanakan pada 12–16 Oktober 2026 di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Jalan Temugiring, Banyumanik, Kota Semarang.

‎Penguatan Kepala Madrasah dengan Materi TQM
‎Diklat tersebut bukan sekadar pelatihan kepala madrasah dalam penguatan kapasitas manajerial. LP Ma’arif NU Jawa Tengah memberikan tambahan materi Total Quality Management (TQM) yang dikemas melalui kegiatan outbound.

‎Konsep ini menjadi salah satu bagian penting dalam desain pelatihan. Kepala madrasah tidak hanya ditempatkan sebagai administrator lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pemimpin yang memiliki tanggung jawab terhadap mutu layanan pendidikan, pengelolaan sumber daya, pengembangan budaya kerja, dan peningkatan kualitas madrasah secara berkelanjutan.

‎Dalam materi publikasi kegiatan, kegiatan tersebut disebut sebagai “Diklat Kepala Madrasah MI-MTs-MA Plus materi TQM melalui Outbound”. Program ini merupakan kerja sama antara LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dan Balai Diklat Keagamaan Semarang.

‎Penggabungan diklat kepala madrasah dengan materi TQM melalui outbound menunjukkan adanya pendekatan yang memadukan pembelajaran formal dengan aktivitas penguatan kerja sama dan pengalaman praktis. Dengan format tersebut, peserta tidak hanya memperoleh materi pelatihan, tetapi juga mengikuti aktivitas yang dirancang untuk mendukung pemahaman tentang manajemen mutu dan kerja tim.

‎Jadwal Baru 12–16 Oktober 2026
‎Berdasarkan edaran terbaru, kegiatan berlangsung selama lima hari, yakni: Senin–Jumat, 12–16 Oktober 2026. Tempat pelaksanaan di Balai Diklat Keagamaan Semarang (BDK Semarang) Jalan Temugiring, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

‎Sebelumnya, kegiatan direncanakan berlangsung pada 5–9 Oktober 2026. Namun, karena terdapat kegiatan AKGTK dari Kementerian Agama, LP Ma’arif NU Jawa Tengah menetapkan jadwal baru pada pekan berikutnya.

‎Perubahan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian agenda pelatihan agar pelaksanaan diklat dapat berlangsung secara lebih terkoordinasi dengan agenda kediklatan Kementerian Agama.

‎Registrasi Diperpanjang hingga 30 September. Seiring perubahan jadwal, LP Ma’arif NU Jawa Tengah juga memperpanjang masa registrasi peserta.

‎Pendaftaran dibuka hingga 30 September 2026 pukul 21.00 WIB. Namun, panitia menegaskan bahwa registrasi dapat ditutup lebih awal apabila kuota peserta telah terpenuhi.

‎Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan: https://bit.ly/RegDiklatKamad

‎Perpanjangan masa registrasi memberikan kesempatan kepada kepala madrasah yang sebelumnya belum melakukan pendaftaran untuk mengikuti program tersebut.

‎Panitia juga menyediakan dokumen edaran kegiatan yang dapat diakses melalui: https://s.id/EdaranDiklatKamadLPM

‎Investasi Rp1,75 Juta, Sudah Termasuk Sejumlah Fasilitas
‎Dalam edaran resmi disebutkan, biaya pelatihan ditetapkan sebesar Rp1.750.000 per peserta.

‎Biaya tersebut mencakup sejumlah fasilitas, yakni: penginapan; konsumsi; sertifikat; seminar kit; kaos; dan kegiatan outbound TQM.

‎Seminar kit yang diterima peserta sebagaimana tercantum dalam publikasi kegiatan meliputi tas, bloknote, bolpoin, dan ID Card.

‎Dengan demikian, peserta tidak hanya mengikuti rangkaian materi pelatihan, tetapi juga memperoleh fasilitas pendukung selama pelaksanaan diklat lima hari.

‎Pembayaran melalui Rekening LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah
‎Pembayaran biaya diklat dilakukan melalui rekening Bank BRI 113801000506309 atas nama LP Ma’arif NU PWNU Jateng.

‎Bukti pembayaran selanjutnya diunggah melalui tautan registrasi yang telah disediakan panitia. Mekanisme ini menjadi bagian dari proses administrasi pendaftaran peserta sebelum mengikuti kegiatan.

‎Panitia juga menyediakan narahubung untuk informasi lebih lanjut, yakni Moh Yasin melalui nomor 0856-4121-3802** dan Fikri melalui nomor 0813-9017-0913.

‎Menyiapkan Kepala Madrasah Menghadapi Tantangan Mutu
‎Diklat kepala madrasah ini memiliki konteks penting dalam penguatan tata kelola pendidikan madrasah di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah. Kepala madrasah merupakan salah satu aktor utama dalam memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai standar sekaligus mampu merespons kebutuhan peserta didik, guru, tenaga kependidikan, masyarakat, dan perkembangan kebijakan pendidikan.

‎Materi Total Quality Management menjadi relevan karena peningkatan mutu madrasah tidak cukup hanya mengandalkan pemenuhan administrasi. Mutu membutuhkan proses yang sistematis, budaya evaluasi, kepemimpinan yang konsisten, keterlibatan warga madrasah, serta orientasi pada perbaikan berkelanjutan.

‎Dalam kerangka tersebut, kepala madrasah memiliki posisi strategis sebagai pengarah perubahan. Pengelolaan madrasah perlu bergerak dari sekadar menjalankan rutinitas administratif menuju pengelolaan berbasis mutu yang terukur dan berkelanjutan.

‎Pendekatan TQM yang dipadukan dengan kegiatan outbound juga memberi ruang bagi peserta untuk membangun kesadaran bahwa peningkatan mutu merupakan pekerjaan kolektif. Kepala madrasah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi guru, tenaga kependidikan, peserta didik, komite, yayasan, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya.

‎LP Ma’arif NU Perkuat Ekosistem Madrasah
‎Pelaksanaan diklat ini sekaligus memperlihatkan upaya LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dalam memperkuat ekosistem pendidikan madrasah melalui peningkatan kapasitas pimpinan satuan pendidikan.

‎Sasaran kegiatan mencakup kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif NU se-Jawa Tengah. Artinya, program diarahkan pada jenjang pendidikan yang memiliki karakteristik pengelolaan berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan kepemimpinan madrasah yang kuat dan berorientasi pada mutu.

‎Kepala madrasah pada masing-masing jenjang diharapkan dapat membawa hasil pelatihan ke dalam praktik pengelolaan lembaga. Pengetahuan mengenai manajemen mutu dapat diterjemahkan dalam perencanaan program, penguatan budaya organisasi, peningkatan layanan pembelajaran, evaluasi kinerja, serta pembentukan lingkungan pendidikan yang lebih efektif.

‎Dengan jadwal baru 12–16 Oktober 2026, LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bersama BDK Semarang kini mempersiapkan pelaksanaan diklat yang menggabungkan penguatan kapasitas kepala madrasah dengan materi TQM dan kegiatan outbound.

‎Bagi kepala MI, MTs, dan MA Ma’arif NU di Jawa Tengah yang berminat mengikuti kegiatan tersebut, registrasi masih dibuka hingga 30 September 2026 pukul 21.00 WIB, dengan catatan pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kuota telah terpenuhi. (rls/adb)

Comments