
KUDUS,Suaranahdliyin.com– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kudus bersama IPNU-IPPNU menggelar kegiatan bertajuk NU Astronomy Night di Gedung NU Center Jl lingkar Gulang Mejobo, Sabtu, (17/10/2026),
Ketua PC IPNU Kudus Abdullah Basar menjelaskan kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan ilmu astronomi dan ilmu falak kepada kalangan santri, khususnya generasi muda Nahdlatul Ulama / IPNU-IPPNU.. Peserta diajak mengenal lebih dekat dunia astronomi, termasuk praktik meneropong bulan menggunakan teleskop.
“Aktivitas tersebut diharapkan dapat menambah wawasan peserta mengenai benda-benda langit sekaligus memperkenalkan keterkaitan ilmu falak dengan tradisi keilmuan Islam.”ujarnya.
Kolaborasi antara LFNU dan IPNU-IPPNU Kudus juga menjadi momentum untuk mendorong minat generasi muda terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Santri diharapkan tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga mampu mengembangkan pengetahuan di bidang sains dan astronomi.
“Kegiatan NU Astronomy Night bukan sekadar kegiatan meneropong bulan atau mengenal benda-benda langit. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang belajar bagi kita semua untuk memahami bahwa ilmu agama dan ilmu pengetahuan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan.”ujar Abdullah Basar
ketua LFNU Kudus Kiai Azhar latif menyampaikan pesan para santri harus bergerak tidak bersikap seenaknya. atau dalam bahasa “Kudu Obah Ora Polah”
“Jadi kita harus bergerak sebuah pesan bahasa arab yang artinya bahwa “Dan masing-masing beredar pada garis edarnya” Kita harus mengikuti aturan yang ada pada jalurnya itu adalah kunci sukses yang berkah, “tandasnya.
Dengan adanya NU Astronomy Night, peringatan Hari Santri Nasional 2026, ia mengharapkan bisa menjadi lebih edukatif, inspiratif, dan menarik bagi generasi muda. “Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa melalui penguatan ilmu agama, sains, dan teknologi.” imbuh Kiai Azhar.
Anggota LFNU Kudus yang juga staft di planetarium UIN Walisongo Semarang Fika memaparkan tentang ilmu falak. “Ilmu Falak adalah ilmu yang mempelajari tentang benda langit seperti matahari, bulan, bintang, planet” tuturnya. (Khasanul Muna/adb)



































