
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Sebanyak 1.000 kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kudus dipersiapkan menjadi penggerak literasi keuangan untuk memperkuat kemandirian ekonomi keluarga dan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Literasi Keuangan Bersama 1.000 Kader Fatayat NU yang digelar di Lantai 5 Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kudus, Jumat (30/10/2026)…
Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 ini terselenggara atas kerja sama PC Fatayat NU Kudus dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Tengah ini menghadirkan pemateri dari OJK Jawa Tengah dan Ketua DPRD Kudus, H. Masan.
Ketua Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2026 Kabupaten Kudus, Hj. Renni Yuniati, dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Menurutnya, perempuan tidak hanya bertanggung jawab dalam mengelola rumah tangga, tetapi juga berperan menjaga masa depan keluarga melalui pengelolaan keuangan yang bijak.
“Literasi keuangan bukan sekadar pengetahuan tentang mengatur uang, tetapi menjadi bekal perjuangan. Dengan ilmu, kita tidak mudah tertipu. Dengan perencanaan, keluarga menjadi lebih kuat, dan dengan keberanian, perempuan mampu mandiri serta mengembangkan usaha,”ungkapnya.
Ia mengajak 1.000 kader Fatayat NU yang hadir untuk menjadi kekuatan perubahan dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan umat.
“Seribu kader Fatayat yang hadir adalah seribu kekuatan, seribu harapan, dan seribu cahaya perubahan. Mari kita buktikan bahwa perempuan NU mampu menggerakkan ekonomi keluarga, ekonomi umat, dan ekonomi masyarakat,” tegas Ketua LKNU Kudus tersebut.
Ketua PC Fatayat NU Kudus, Hj Farida menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut Training of Trainers (ToT) Duta Literasi dan Inklusi Keuangan yang diselenggarakan PW Fatayat NU Jawa Tengah. “Pelaksanaannya juga menjadi tindak lanjut instruksi PW Fatayat NU Jawa Tengah untuk memperluas edukasi literasi dan inklusi keuangan di kalangan kader.” ujarnya.
Hj Farida berharap melalui program tersebut, kader Fatayat mampu menerapkan pengetahuan pengelolaan keuangan secara mandiri sekaligus menyebarluaskan edukasi kepada keluarga dan masyarakat.
“Dengan demikian, perempuan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kudus.” tandas Dosen UIN Sunan Kudus ini.
Dalam kegiatan itu, Fatayat bekerja sama dengan LAZISNU Kudus menyalurkan santunan kepada anak yatim. Acara juga dimeriahkan penampilan paduan suara PAC Fatayat NU Kaliwungu dan Tari Caping Kalo oleh Satkorcab GARFA Kudus.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan PCNU Kudus, PC Muslimat NU, LBHNU, LPPNU, LKNU, PC GP Ansor, PC IPPNU, DPD KNPI Kudus, PD Nasyiatul Aisyiyah, serta pembina dan Dewan Kehormatan PC Fatayat NU Kudus.(yuliana/adb)


































