
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan Gebog mulai mengadakan pengajian Manasik Haji Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) di gedung NU setempat. Ahad (23/8/2026) kemarin. Dibuka Ketua PCNU Kudus KH. Asyrofi Masyito, pengajian manasik diikuti 85 jemaah calon haji (calhaj) yang akan berangkat tahun 2027.
Wakil ketua MWCNU Gebog H. Arief Sutarno menjelaskan pengajian manasik haji Aswaja.sudah diselenggarakan seriap tahun. Hingga kini tercatat sudah berlangsung selama 30an tahun.
“Pengajjan manasik haji ini tidak dikhususkan bagi warga NU saja tetapi bisa calhaj non NU boleh mengikuti ini. Tidak pula dikhususkan KBIHUNU, pengajian untuk umum tidak dibatasi calhaj asal Gebog.”ujarnya
H. Arief menjelaskan pelaksanaan kegiatan ini akan diadakan selama 16 kali pertemuan mulai 23 Agustua – 16 Oktober setiap Ahad dan Jum’at. Pengajian dimulai pukul 13.00 – 17.00 WIB.
“Pengajian ini gratis, setiap jemaah mendapat buku materi manasik haji dan doa-doa tidak usah ganti biaya, ” terangnya.
Sementara KH. Asyrofi Masyitho memberikan apresiasi atas pelaksanaan pengajian manasik Haji Aswaja. Menurufnya, pengajian ini merupakan bentuk perhatian NU untuk melayani calon tamu-tamu Allah.
“Saya minta calhaj bisa mementingkan mengikuti pengajian manasik ini. Karena Ibadah haji harus pakai ilmu, sehingga penting mengaji manasik, ” ujarnya.
Asyrofi mengatakan calhaj menjadi orang yang beruntung bisa menyempurnakan rukun islam. Ia mengajak supaya hal itu disyukuri.
“Semoga kita akan dipernahke Allah pada waktu melaksankan ibadah haji nanti,”kata Asyrofi mendoakan.
Pengajian manasik haji Aswaja akan diisi nara sumber yang kompeten dari para kiai MWCNU Gebog. Disamping materi teori haji dan umroh, jemaah calhaj akan diajak praktik. (adb/ros)







































