Museum Jenang Dikembangkan sebagai Wisata Edukasi

0
378
Tim kreatif menjelaskan mengenai konsep pengembangan wisata edukasi yang menyatu dengan Museum Jenang.

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Museum Jenang yang didirikan PT. Mubarokfood Cipta Delicia, menjadi salah satu destinasi wisata baru yang menawan dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

Kini pihak PT. Mubarokfood Cipta Delicia mengembangkan Museum Jenang sebagai desitasi untuk wisata edukasi, melalui penambahan – penambahan galeri dan lainnya, yang sampai saat ini masih dalam proses penggarapan, dan diharapkan bisa rampung akhir 2019.

Pengembangan proyek museum yang kini masih dalam proses penggarapan, yakni Galeri al-Quran yang meliputi al-Quran ukuran jumbo dan ukuran super mini Istanbul Turki; al-Quran kuno berbahan daun lontar; al-Quran kuno tinta emas dan perak.

‘’Ini juga masih dalam proses pengembangan, antara lain Replika Pesawat Fokker  sebagai media promosi bisnis kretek Ki Nitisemito, Replika Omah Kembang Nitisemito, Perpustakaan RMP. Sosrokartono, Galeri Asma’ul Husna, dan Patung Relief 3D Nitisemito,’’ terang Direktur Utama PT. Mubarokfood Cipta Delicia, H. M. Hilmy SE dalam soft launching di Ruang Asma’ul Husna, Senin (3/6/2019).

Didampingi manajemen, marketing, tim kreatif dan kurator H. M. Hilmy menambahkan, selain itu museum juga akan dilengkapi dengan biografi pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, Ruang Trilogi Ukhuwah (Ukhuwah Islamiyyah, Ukhuwah Watahniyah dan Ukhuwah Insaniyyah), juga akan dilengkapi pula dengan Replika Stasiun Kuno Kereta Api Kudus.

‘’Ini di luar ekspektasi kami. Kami bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, ini min fadli rabbi. Saya tidak membayangkan, perkembangannya (Museum Jenang-Red) bisa seperti ini,’’ ungkapnya.

Panji, kurator asal Salatiga yang hadir pada kesempatan itu mengapresiasi apa yang dilakukan H. M. Hilmy beserta manajemen PT. Mubarokfood Cipta Delicia yang telah berhasi membangun dan membangun museum yang sangat inspiratif dan edukatif. ‘’Kami berharap, akan lahir banyak museum seperti (Museum Jenang-Red) ini di Indonesia,’’ tuturnya. (ros, rid, gie/ adb)

Comments