
KIDUS, Suaranahdliyin.com – MI NU Tsamrotul Wathon menggelar kegiatan Kirab.akhirusaanah pelepasan peserta didik kelas VI, Selasa (30/6/2026). Kirab ini menjadi puncak rangkaian pelepasan peserta didik kelas VI sekaligus ajang silaturahim seluruh keluarga besar madrasah bersama masyarakat.
Kepala MINU Tsamratul. wathan Yulistianto menjelaskan kirab berlangsung meriah dengan urutan barisan yang tertata rapi. Barisan diawali mobil kirab, pembawa bendera, peserta didik kelas VI yang mengikuti akhirussanah dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Lalu, Drumband MI NU Tsamrotul Wathon, peserta didik baru, peserta didik kelas I hingga kelas V beserta wali murid, serta ditutup para alumni MI NU Tsamrotul Wathon.
“Masing-masing jenjang tampil dengan seragam yang berbeda sehingga menambah semarak kirab,”terangnya.
“Kelas I mengenakan seragam identitas MI NU Tsamrotul Wathon, kelas II memakai seragam olahraga, kelas III menggunakan seragam ma’arif, kelas IV mengenakan seragam merah putih, kelas V memakai seragam pramuka dan untuk peserta didik baru menggunakan kaos olahraga yang dimiliki,”lanjutnya.
Untuk rute kirab, jelas dia, dimulai dari halaman madrasah, masuk gang 2, keluar melalui gang 6 menuju arah utara, dilanjutkan masuk gang 10 sampai Masjid Sabilul Huda Wetan Gebog, kemudian ke selatan melewati gang 3 dan kembali ke madrasah.
“Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak antusias menyaksikan iring- iringan peserta yang berjalan dengan tertib dan penuh semangat, “terang Yulistianto.

Setelah kirab selesai, seluruh peserta menikmati makan bersama dengan hidangan bakso dan es kuwut. Pihaknya menyediakan lebih dari 800 porsi untuk peserta, wali murid, alumni, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir sehingga semakin mempererat kebersamaan keluarga besar madrasah.
“Kemeriahan acara juga di isi dengan berbagai penampilan kreatif dari peserta didik MI NU Tsamrotul Wathon, antara lain : Tari Kreasi Topi, Atraksi Pencak Silat Pagar Nusa MI NU Tsamrotul Wathon, Tari Kreasi ” Suwe Ora Jamu”, serta pembacaan puisi berjudul “Perpisahan Sahabat” yang berhasil mengundang haru hadirin, “tuturnya.
Yulistianto mengharapkan kegiatan kirab dalam rangka muwadda’ah akhirussanah ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan bagi peserta didik kelas VI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah, menumbuhkan cinta terhadap madrasah.
“”Harapan lainnya, mampu memperkuat sinergi antara madrasah, orang tua, alumni dan masyarakat dalam memajukan pendidikan yang berlandaskan Aswaja an-Nahdliyah,” tandasnya.
Kirab ditutup dengan pengundian doorprize ratusan hadiah menarik. Hadiah utama berupa 1 unit sepeda, 1 unit mesin cuci, 2 Dispenser, 10 jam dinding serta ratusan hadiah hiburan lainnya yang menambah semangat dan kegembiraan seluruh peserta.(Muslikhatul Izza/adb)







































