Ketua PCNU Boyolali: KBIHU NU dari Kita, oleh Kita, dan untuk Kita

0
93
Suasana pembentukan KBIHU NU di gedung NU Center Wonosegoro

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonosegoro, Boyolali, membentuk Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) NU di gedung NU Center Wonosegoro, Sabtu (27/6/2026) lalu.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Boyolali, KH Iqbal Mulyanto, yang turut memfasilitasi pembentukan KBIHU NU tersebut, mengharapkan warga NU Boyolali bersatu mendukung keberadaan KBIHU NU dengan kompak bergabung bila akan beribadah haji atau umrah.

“Harapannya, KBIHU NU menjadi wadah bagi nahdliyin, agar tidak sekadar menjadi pasar dari organisasi lain. KBIHU NU dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” tuturnya.

Kiai Iqbal, mengutarakan, untuk tegaknya KBIHU NU memang butuh proses, yaitu perlu kekompakan pengurus dan warga NU dalam merawatnya.

Sekretaris PCNU Boyolali, KH Imron Hartomo, menegaskan, pembentukan KBIHU NU di tiap kecamatan merupakan mandat Musyawarah Kerja (Musyker) II PCNU Boyolali.

“KBIHU NU telah dibentuk di 21 kecamatan  dari 22 kecamatan di Kabupaten Boyolali, tinggal satu akan menyusul. Secara keorganisasian hanya ada satu KBIHU NU di tiap kecamatan. Organisasi mesti diatur dengan rapi untuk kepentingan bersama,” katanya.

Lebih lanjut Kiai Imron menambahkan, sikap badan otonom (banom) NU beserta kader dan warganya harus satu komando. “Koheren (padu) antara pengurus NU dan warganya,” katanya.

Ketua KBIHU NU Wonosegoro terpilih, KH Shodiq Dimyati, mengutarakan, KBIHU NU sebagai sarana menjaga (ngopeni) warga NU yang berniat haji. Dia pun mengajak warga NU untuk merapat di KBIHU NU.

“Kami telah 16 tahun ngopeni KBIH yang sekarang ditata ulang menjadi KBIHU NU demi menjaga warga NU yang ingin berhaji. Semoga di tahun 2027 nanti pelaksanaan bimbingannya lebih berhasil,” ungkap KH Shodiq.

Pembentukan KBIH NU ini dihadiri pengurus MWCNU Wonosegoro, pengurus ranting NU, banom, serta  difasilitasi pengurus harian PCNU Boyolali. (sis/ ros, adb)

Comments