KH Masykuri: NU Kendaraan Besar menuju Kebaikan

0
695
Penyampaian tausiyah usai pembacaan manaqib Jawahirul Ma’ani Kubro dan Pengajian” di Masjid Baiturrahman Desa Banyusri, Sabtu (5/2/2022) malam

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah menyelenggarakan “Pembacaan Manaqib Jawahirul Ma’ani Kubro dan Pengajian” di Masjid Baiturrahman Desa Banyusri, Sabtu (5/2/2022) malam.

Kiai Kumaidi, Mustasyar Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Wonosegoro, mengharapkan, rutinan pembacaan manaqib ini bisa istikamah dan berjalan baik, agar terus menambah keberkahan.

“Beragama itu harus bijak dan mengetahui konteks penerapan hukum di masyarakat. Islam hadir di tengah masyarakat yang telah memiliki budaya, kemudian dikemas dengan nilai-nilai keagamaan. Misalnya, sesajen dirubah menjadi ‘sedekahan’, sehingga makanan tidak mubadzir dan ada pahalanya,” terang pengasuh pondok pesantren Darussalam, Desa Bandung ini.

Dia mengingatkan, bahwa NU lahir membawa rasa aman serta turut memerdekakan NKRI dan menjaganya.
“Maka berbanggalah menjadi pengurus atau kader NU. Baik di GP Ansor, Fatayat, IPNU-IPPNU dan lainnya, yang terus menjaga NKRI baik secara fisik maupun spiritual,” tuturnya.

Sementara pembacaan manaqib pada kesempatan itu dipimpin oleh KH Masykuri, pengasuh pondok pesantren Yanbu’ul Hikmah, Dersono, Gondangrawe, Andong, dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah.

KH Masykuri menjelaskan tentang pentingnya membaca manaqib. Di antaranya untuk mengetahui sejarah kehidupan orang saleh yang kemudian diteladani. “Jika kita menyebut nama (mengikuti jejak kebaikan) orang saleh (wali), insyaAllah amaliah kita tidak putus dan sampai ke Nabi Muhammad,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa NU adalah kendaraan yang besar menuju kebaikan. Termasuk pembacaan manaqib ini merupakan bagian dari amalan NU dalam mencari hikmah dan berkah.

Pengurus dan kader NU saat menghadiri acara manaqiban dan pengajian

Sementara itu, Muji Susanto, Ketua Pengurus Ranting NU Banyusri, memberi apresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya manaqiban ini.

“Saya ingin NU, khususnya GP Ansor, ‘selalu jaya di udara’, demi NKRI harga mati. Ansor adalah ‘lidahnya’ orang NU yang bisa membawa kejayaan Islam di nusantara,” ungkapnya diamini Nur Wahid Hasyim, Ketua PAC GP Ansor Wonosegoro. (sis/ ros, rid, adb)

Comments