Ketua MWCNU Kalinyamatan Sampaikan Empat Pesan di Apel Hari Santri

0
415
Apel Hari Santri 2023 di MWCNU Kalinyamatan, Jepara

JEPARA, Suaranahdliyin.com – Ketua MWCNU Kalinyamatan, Jepara, H Mufid, menyampaikan empat pesan penting saat menjadi inspektur upacara dalam Apel Hari Santri 2023 di halaman gedung MWCNU Kalinyamatan, Ahad (22/10) lalu.

Pertama, hari santri untuk mengenang jasa ulama. “Apel hari santri digelar untuk mengenang jasa para santri/ ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan RI. Setelah Indonesia merdeka ada keinginan kembali dari Belanda menjajah kembali  Indonesia melalui pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada 22 Oktober 1945,” katanya.

Untuk menyiasatinya, jelasnya, KH Hasyim Asyari bersama para ulama menyetuskan resolusi jihad, yang isinya diwajibkan bagi masyarakat Jawa Timur pada khususnya dan umumnya untuk jihad (perang) melawan penjajah Belanda.

Kedua, terkait tema ‘jihad santri jayakan Negeri’. Menurutnya, bukan jihad secara fisik melawan musuh/ penjajah, tetapi jihad mengembangkan ilmu pengetahuan dan informasi teknologi bagi kaum santri yang saat ini masih ketinggalan.

“Jihad untuk belajar dan mengembangkan ilmu bagi santri ini sesuai dengan perintah Islam. Carilah ilmu mulai dari ayunan sampai ke liang lahat. Di dalam Alqur’an surat Al Alaq ayat juga dianjurkan  untuk membaca dan berimplikasi diperintahkan untuk belajar,” tegasnya.

Ketiga, mempertahankan tradisi. “Santri milenial, selain harus belajar agama dengan sungguh-sungguh, mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi, belajar teknologi informasi dengan sungguh-sungguh, juga harus mempertahankan tradisi dan amaliah Aswaja seperti tahlilan, pembacaan al-Barzanji dan lainnya. Ini untuk syiar Islam ikhtiar selalu mengingat Allah,” tuturnya.

Pawai usai apel Hari Santri

Keempat, menjaga empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. “Semuanya harus dijaga semua dengan sebaik-baiknya,” ujarnya dalam apel yang diikuti antara lain oleh IPNU-IPPNU, Fatayat, GP Ansor, Muslimat, dan pejabat struktural pemerintahan setempat.

Usai apel, dilakukan pawai mengendari motor dan mobil, berkeliling ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kalinyamatan. (sm/ ros, rid, adb)

Comments