
BREBES, Suaranahdliyin.com, kirab bendera merah putih dan NU mendapat sambutan antusias semua kalangan. Tidak terkecuali, Kepala Desa Pebatan Kec Wanasari Moh Abd Ghofur.
Dalam kirab estafet menyambut hari lahir NU, Abdul Ghofur ikut membawa bendera merah putih berkeliling di dukuh Pebatan Barat desa Pebatan Kecamatan Wanasari Kab Brebes.Jum’at (2/1/2026).
Dalam sambutan saat pelepasan Kirab Bendera, Moh Abd Ghofur menyampaikan kirab panji bendera dalam rangka Harlah NU bisa memperkuat rasa kebangsaan dan semangat dalam menggerakkan NU. Ditegaskan, kehadiran NU dan badan otonomnya sungguh luar biasa.
“Ini menjadi bukti bahwa sebagai warga NU memiliki semangat yang sama untuk menegakkan dan mengembangkan ajaran Islam Ahlus sunah wal jamaah.”tandasnya.
Saat melepas Kirab Bendera tersebut, Ketua MWC NU Wanasari,H Takmuri menegaskan bahwa Kirab Bendera yang dimulai sejak 27 Desember 2025 akan berakhir pada 7 Januari 2026 di desa Kertabesuki Kec Wanasari Kab Brebes.
“Acara puncak Harlah akan diisi dengan pengajian umum di desa Kertabesuki Kec Wanasari Kab Brebes dengan pembicara KH Hudalloh Karim selaku Rois Syuriah PCNU Kab Brebes,”kata H Takmuri.

Pelepasan Kirab Bendera Merah putih, NU dan badan otonom NU dipandu oleh Akhmad Sururi selaku Sekretaris MWC NU Wanasari. Seluruh pasukan kirab bendera secara khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan mars Syubbanul Wathon. Pasukan pembawa bendera yang dipimpin oleh Kepala Desa Pebatan berjalan lepas dari halaman MDT Pebatan Barat menuju Dukuh Siasem Limbung desa Siasem Kec Wanasari.
Saat tiba di dukuh Pebatan Barat ini, kirab diikut oleh seluruh Pengurus NU Ranting Pebatan Barat, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor , IPNU, IPPNU, dan Pagar Nusa dan murid murid dari MDTA di Pebatan Barat.
Mereka dengan penuh semangat dan khidmat mengikuti pelepasan Kirab dan mengiring pasukan kirab bendera menuju dukuh Siasem Limbung.(lis/adb)








































