Gus Hana Sya’roni Ungkap Tiga Karakter Manusia Menurut Hadits

0
715
KH. Muhammad Yusrul Hana Sya’roni (Gus Hana)

KUDUS, Suaranahdliyin.com – KH Yusrul Hana Sya’roni (Gus Hana) menyampaikan tiga macam karakter manusia yang dikelompokkan dalam sebuah hadits. Hal itu ia paparkan dalam Pengajian Virtual HUT ke-74 PR Sukun, Kamis (19/08/21).

“Pertama yakni orang yang selalu memberi manfaat bagi orang lain dan tidak pernah memberi madharat bagi orang lain,” papar Gus Hana dalam kanal Youtube MuriaNews.

Kedua, lanjut Gus Hana, adalah orang yang tidak memberi manfaat dan juga tidak memberi madharat bagi orang lain. Dan yang ketiga yakni orang yang tidak memberi manfaat bagi orang lain tetapi malah memberi madharat kepada orang lain.

“Sejatinya, sebaik-baik manusia adalah mereka yang bisa memberi manfaat bagi orang lain,” tambahnya.

Selanjutnya, Gus Hana menjelaskan perihal doa Nabi Ibrahim yang tercantum dalam ayat Alquran Surat Ibrahim Juz 13 Ayat 37. Bahwasanya Nabi Ibrahim memohon kepada Allah agar keturunannya diberikan limpahan rezeki yang penuh berkah. Nabi juga meminta agar keturunannya bisa disegani oleh banyak orang.

“Ketika sudah disegani, Nabi berdoa lagi mugi Gusti kerso paring rezeki berupa buah-buahan ingkang katah supaya mereka bersyukur marang panjenengan, (semoga Tuhan memberikan rezeki berupa buah-buahan yang berlimpah agar mereka bisa bersyukur pada-Mu),” jelas Gus Hana

Selanjutnya, beliau menyebutkan salah satu ijazah berupa doa bertambah rezeki dan tercapainya kesuksesan yang dibaca 313 kali. Ijazah itu ia dapatkan dari Ayahandanya, yakni KH. Sya’roni Ahmadi.

Kata Gus Hana, pada dasarnya pemilihan angka 313 ini merupakan angka istimewa. Diantaranya, jumlah nabi yang diangkat menjadi rasul ada 313, jumlah tentara perang badar juga ada 313 dan tentara talut yang juga berjumlah 313.

Terakhir, Gus Hana menceritakan kisah sahabat yang dihampiri oleh Nabi Muhammad SAW, yang kemudian ditanya mengenai keinginannya memiliki hati yang lembut serta terkabulnya hajat.

“Pada saat itu, kemudian Nabi kembali matur, sayangilah anak yatim yakni dengan mengusap kepala dan memberinya santunan,” tandasnya.(Umi/rid)

Comments