
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Sabtu (28/3/2026) berok, umat Islam di Kabupaten Kudus dan sekitarnya, akan merayakan tradisi kupatan atau yang lzim disebut dengan “bada kupat”.
Tradisi kupatan di Kabupaten Kudus dan sekitarnya, dilangsungkan sepekan setelah perayaan Lebaran (Idulfitri).
Memeriahkan tradisi kupatan, biasanya masyarakat membuat masakan tradisional berupa ketupat dan lepet.
Di Pondok Paris Padurenan, Kecamatan Gebog, Jum’at (27/3/2026), sedari pagi hingga malam, nampak Masyarakat bergotong royong untuk menyiapkan ketupat dan lepet secara bersama-sama atau gotong royong.
Mulai dari membuat ketupat dari janur dan juga lepet, disiapkan secara bersama. Juga dalam menyiapkan bumbu-bumbu untuk memasak lauk pelengkat ketupat saat dihidangkan, dan lainnya.
Semua dilakukan secara gotong royong. Keakraban pun sangat nampak. Karena yang terlibat tidak hanya ibu-ibu. Tetapi lelaki maupun Perempuan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, ikut ambil bagian untuk mempersiapkan tradisi kupatan. (ros, gie, adb)







































