
KUDUS, Suaranahdliyin. com – Ketua umum Persatuan Guru Nahdkatul ulana (Pergunu) KH Asep Syaifuddin Chalim merupakan sosok kiai yang dermawan dan memiliki kepedulian besar terhadap pendidikan pesantren.
Pandangan itu disampakan penulis buku “Kiai Miliarder tapi Dermawan” Mas’ud Adnan dalam acara seminar dan bedah buku dalam rangka Hari lahir (harlah) ke-74 Pergunu di Pondok Pesantren Nasrul Ummah SMK Assaidiyah 2 Mejobo Kudus, Kamis (7/5/2026).
Menurut Mas’ud, banyak santri binaan KH Asep yang berhasil melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri. Ia mengatakan KH Asep memiliki keyakinan bahwa ketika seseorang menjaga dan mendidik anak-anak orang lain, maka Allah akan menjaga anak-anaknya sendiri.
“Selain itu, KH Asep juga dikenal sebagai pribadi yang setia mendampingi satu istri.” ujarnya.
Sebagai pembedah, Dosen UIN Sunan Kudus Nur Said menyampaikan bahwa buku karya Mas’ud Adnan ini menghadirkan banyak pelajaran dan inspirasi. Ia menilai visi KH Asep sangat besar meskipun pesantrennya berada di kawasan lereng gunung.
“Meski pesantren berada di daerah pelosok, beliau memiliki visi global dengan cita-cita menjadikan para santri sebagai pemimpin masa depan,” ujarnya.
Nur Said juga menilai buku itu menarik karena tidak hanya memuat perjalanan hidup dan pemikiran KH Asep, tetapi juga berisi ijazah doa, amalan, serta kisah tirakat yang dijalani hingga menjadi profesor dan pengasuh pesantren besar.
“Buku ini menggambarkan perjuangan hidup KH Asep secara detail sehingga terasa inspiratif dan penuh nilai kehidupan, “tandasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor UIN Sunan Kudus Malaiha Dewi, menyoroti peran istri KH Asep dalam perjalanan usaha dan pengembangan pesantren. Dikatakan, kebersamaan pasangan tersebut menjadi teladan dalam membangun keluarga dan perjuangan bersama.
“Kami mengusulkan agar penulis menghadirkan buku lanjutan yang mengulas sisi romantisme dan keharmonisan keluarga KH Asep.”pintanya.
Selain itu, Malaiha menyebut KH Asep sebagai sosok yang mendukung kepemimpinan perempuan. “Salah satunya melalui dukungan terhadap Khofifah Indar Parawansa dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur.”ungkapnya.
Seminar dan bedah buku yang diselenggaeakan Pimpinan Cabang Pergunu Kabupatem Kudus ini dihadiri tokoh pendidikan, akademisi, serta pengurus Pergunu dan banom NU.
Hadir juga KH. Asep Syaifuddin, Kemenag Kudus Shony Waedhana, Ketia PW Pergunu Jateng H. Nur Cholid, ketua PC Perguni Kudus H. Rumadi beserta pungurus dan tamu undangan lainnya. (Yuliana, Rahmah Fitri/adb)








































