Gebyar Kreativitas Seni, Mahasiswa PGMI IAIN Kudus Angkat Kearifan Budaya Lokal

0
559
Pementasan seni teater dalam Gebyar kreatifitas Seni (GKS VII Mahasiswa HMPS PGMI IAIN Kudus

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN menggelar pagelaran pentas seni dalam kegiatan Gebyar Kreativitas Seni (GKS) VII. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR IAIN Kudus pada Senin (25/7) dengan mengusung tema “Legenda Dalam Keanekaragaman Budaya Nusantara.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Kudus Abdurrohman Kasdi menyampaikan apresiasi kepada prodi PGMI atas terselenggaranya kegiatan GKS VII tahun ini. Ia mengatakan kreativitas mahasiswa PGMI dalam menampilkan berbagai keterampilan dapat menjadi potensi yang bisa dijadikan bekal ketika lulus

“Penampilan yang luar biasa dan membanggakan, pengembangan potensi ini sangat penting bagi mahasiswa nanti untuk kedepannya,” katanya.

Dia menyebut kegiatan GKS ini yang mengangkat kearifan lokal dan budaya daerah patut didorong dengan kreativitas dan pemberdayaan sumber daya manusia, namun tetap menjaga kultur kearifan lokal di Kudus.

“Ini adalah bagian dari kearifan lokal karena menampilkan penari gambyong tapi memakai jilbab, artinya teman-teman mahasiswa sudah bisa menjaga kultur agama di kampus dan kearifan lokal Kudus,” sebutnya.

Sementara, Ketua Panitia GKS VII Yusrun Nada mengatakan tujuan kegiatan ini sebagai bentuk praktek atas pembelajaran mata kuliah di dalam kelas yang setiap tahun diselenggarakan.

“Sebagai ajang kreativitas mahasiswa PGMI, selain juga juga tema yang diangkat sesuai supaya mahasiswa tidak melupakan sejarah dan budaya lokal,” kata dia.

Pagelaran GKS VII tahun ini menampilkan berbagai pentas seni ditampilkan mahasiswa PGMI semester 6 sebagai syarat kelulusan. Babat Pati, Folkor Kayu Naga Muria, Pencu Songo Rogo Moyo, dan legenda 1000 candi.

Selain itu, untuk memeriahkan acara, juga disuguhkan berbagai macam pertunjukan seperti tari, gamelan, Gamelan gambyong, tari Kretek, kebugiro dan serayu.

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, dalam rangka meningkatkan kompetensi lulusan prodi dan mengenalkan prodi PGMI ke masyarakat luas.

“Prestasi ini kan tidak hanya soal akademik saja, tetapi juga non akademik seperti berkesenian, ajang kreativitas, penampilan tari, musik teater dan sebagainya,”imbuhnya. (sim/adb)

Comments