Ganjar Pranowo Ziarahi Makam Pangeran Diponegoro

0
79
Ganjar Pranowo saat menziarahi makam Pangeran Diponegoro, belum lama ini

MAKASSAR, Suaranahdliyin.com – Seorang pria berpeci berdiri di depan sebuah gerbang besar di Jl Diponegoro Makassar, Jumat (6/5/2022) lalu. Di atas gerbang tembok itu, tertera tulisan ‘Makam Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro’.

Dialah Raden Hamzah Diponegoro, keturunan kelima Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro. Hamzah dengan ramah menyambut kedatangan Ganjar bersama istri, Siti Atikoh dan anaknya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, yang baru tiba dari Semarang dan langsung menuju lokasi itu.

“Selamat datang di makam Pangeran Diponegoro. Senang sekali Bapak bisa hadir. Silakan, Pak,” katanya.

Dia kemudian masuk ke kompleks makam didampingi Hamzah. Di dalam area itu, terdapat dua makam berukuran besar yang tak lain adalah makam Pangeran Diponegoro dan istrinya. Ada juga puluhan makam yang tak lain adalah anak cucu Pangeran Diponegoro.

“Di sini juga ada makam putra-putri beliau, anak cucu keturunan dan para pengikutnya dulu,” paparnya.

Ganjar diajak Hamzah berkeliling area makam. Selain makam, di lokasi itu juga ada beberapa peninggalan Pangeran Diponegoro, seperti satu set meja dan kursi yang dulu digunakan dan peninggalan lain.

Setelah bercengkerama dengan Hamzah, Ganjar melaksanakan salat dan kemudian berdoa di pusara Pangeran Diponegoro. Cukup lama ia berdoa, sambil duduk lesehan di depan makam. Setelah selesai, ia kemudian menaburkan bunga dan menyiram air menggunakan teko kecil.

“Sebenarnya saya beberapa kali ke Makassar, tapi belum sempat ziarah. Hari ini saya senang, baru mendarat sama anak istri, pas lewat di Jalan Diponegoro, persis di depan makam beliau. Jadi alhamdulillah bisa ziarah,” ujarnya.

Gubernur Jateng itu senang karena bertemu keturunan Pangeran Diponegoro, Raden Hamzah, yang kini bertugas sebagai juru kunci makam. Hal itu membuat kondisi makam Pangeran Diponegoro bersih dan terawat. “Di sini ada cucunya yang merawat. Alhamdulillah makamnya terpelihara dengan bagus,” ucapnya.

Pangeran Diponegoro, lanjutnya, adalah sosok panutan. Banyak nilai-nilai yang harus menjadi pegangan generasi bangsa, khususnya nilai-nilai perjuangan. “Semangat perjuangannya melawan Belanda, luar biasa. Maka generasi muda tidak boleh gampang menyerah, menghdadapi penjajahan dalam bentuk apapun,” tuturnya. (rls/ nei, adb, rid)

Comments