Diikuti 1.850 Jamaah, Rais PCNU Kudus Beri Ijazah Sanad Surat Al-Fatihah

0
365
Kegiatan Ijazah Sanad Surat Al-Fatihah oleh Rais PCNU Kudus KH. Ulil Albab Arwani

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kudus menyelenggarakan kegiatan ijazah Sanad Surat Al-Fatihah di gedung yayasan Arwaniyyah Kudus, Sabtu (17/1/2026). Pada kesempatan itu, Rais PCNU Kudus sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an KH.M. ULIL Albab Arwani memberikan Ijazah sanad Al-Fatihah kepada 1.850 jamaah NU yang hadir.

Dalam proses pemberian ijazah, KH. Ulil Albab membaca Surat Al-Fatihah per-ayat yang kemudian ditirukan jamaah secara bersama-sama. Di sela sela itu, KH. Ulil Albab menjelaskan bacaan ayat dengan makhraj dan tajwid yang benar.

“Dengan demikian, Surat al-Fatihah sudah saya berikan supaya tambah barokah. Ajaztukum Surat Al-Fatihah,”kata Kiai Bab sapaan akrabnya yang disahut jamaah dengan “Qobiltu“.

Kiai Bab menegaskan untuk mendalami ayat-ayat al-Quran harus ada gurunya. “Jadi, kita harus mengaji kepada yang ahli (Al-Qur’an),”tegas putra ulama Ahli Al-Qur’an KH. Arwani Amin ini.

Surat alfatihah, terang Kiai Bab, memiliki khasiat sebagai doa untuk tujuan apa saja. Ditegaskan, Alfatihah Lima Qariat Lahu, (Alfatihah bisa dibaca untuk tujuan/keperluan apa saja).

“Karenanya, baca surat Al-Fatihah yang banyak supaya berhasil yang kita cita-citakan,”tandasnya.

Kia Bab juga memberi ijazah dari ayahandanya KH Arwani Amin berupa ayat Kursi agar mendapat keselamatan

“Caranya membaca ayat kursi dengan enam kali sesuai arah. Pertama arah kiblat, ke utara dan selatan. Lalu kiblat lagi dan ke atas serta ke bawah.”terangnya.

“Kalau lebih penting, bisa membaca tujuh kali ditambah menghadap arah ke timur. Semoga selamat dari gangguan Jin dan manusia,”imbuh Kiai Bab.

Mengutip dawuh Nabi, Ia mengingatkan jangan sampai tidak membaca ayat Kursi usai salat. “Karena kalau orang yang membaca ayat kursi setiap bakda salat, maka antara orang itu dan surga tidak ada yang menghalang-halangi kecuali mati,”terang Kiai Bab.

Kiai bab juga mengijazahkan bacaan supaya tempat (gedung) menjadi barokah dan banyak rizki. Yakni membaca doa yang tertuang dalam surat Ibrahim ayat 37, Rabbana inni askantu min dzurriyyati biwaadin ghairi zar‘in ‘inda baitikal-muharram, rabban± liyuqimul alshalata, faj‘al af’idatam minan-nasi tahwi ilaihim warzuqhum minats tsamarati la‘allahum yasykurµn.

“Ayat ini dibaca 313 kali, boleh dibagi dengan rombongan, “jelas kiai Bab.

Sementara itu, Ketua LTMNU Kudus KH. M Sholikhan menjelaskan kegiatan diikuti sedikitnya 1.850 peserta yang terdiri dari warga NU, Imam masjid-musala dan khatib jum’at.

“Alhamdulillah, kita sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ini semua karena kita senang mencari ilmu,”ujarnya.

Dalam acara itu, panitia menggalang dana kemanusiaan peduli banjir di Kudus kepada para jamaah. Secara spontan mendapat donasi sebesar Rp30.911.200.(adb/ros)

Comments