Masjid Diminta Jadi Pusat Peradaban dan Penambahan Moderasi

0
183
Silaturahim LTMNU Kabupaten Temanggung

TEMANGGUNG, Suaranahdliyin.com – Masjid merupakan tempat terbaik di muka bumi. Selain sebagai tempat orang  salat, berzikir, berselawat, juga sebagai tempat untuk  ibadah sosial lainnya.

Demikian disampaikan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Temanggung, KH Muhammad Furqon di hadapan peserta silaturahim dan rapat koordinasi cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Temanggung, Sabtu (27/3/2021).

Silaturahim LTMNU dilaksanakan di RM Omah Kebun yang dihadiri Rois Syuriah PCNU Temanggung KH Yacub Mubarok,  Kepala Kantor Kemenag KH Ahmad Muhdzir, Kabag Kesra Pemkab Temanggung, pengurus PC LTM NU dan pengurus kecamatan se Kabupaten Temanggung.

“Penting, masjid sebagai pusat pergerakan Islam, serta difungsikan lebih luas lagi. Tak hanya untuk kepentingan ibadah, namun juga untuk kepentingan sosial kemasyarakatan,” terang pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Prapak tersebut.

Selanjutnya, diharapkan agar masjid  benar-benar dikelola dengan baik, dengan manajemen yang akuntabel. Tujuannya agar para jamaah dapat beraktivitas di masjid dengan nyaman, aman dan khusyuk.

“Untuk memaksimalkan peran masjid, penting perlu diterapkan tiga aspek manajemen, yakni idarah, imarah dan riayah. Dengan aspek idarah, pengelolaan masjid diatur dalam sebuah organisasi dan administrasi yang baik,” jelasnya.

Aspek imarah, berarti pengelolaan masjid yang berkaitan dengan mengembangkan dan memberdayakan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah. Aspek manajemen riayah, para pengurus berupaya untuk memelihara, menjaga dan mengembangkan fisik dan fasilitas masjid, termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan masjid.

KH Ahmad Muhdzir pada kesempatan itu berharap, agar masjid dapat dijadikan sebagai pusat peradaban dan moderasi beragama. “Masjid harus mampu menjadi pusat peradaban, untuk mengkaji masalah keagamaan dan sosial, serta mampu menjadi tempat tumbuh dan berseminya moderasi beragama,” katanya. (ibd/ ros, adb, rid)

Comments