H. M. Haidar Ulinnuha, Ketua IKSAB TBS Kudus Periode 2020 - 2024
‘’Bismillah, Saya akan Laksanakan Amanah ini Sebaik-baiknya’’

0
577
H. M. Haidar Ulinnuha/ Foto: istimewa

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Bertempat di Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Menawan (PTYQM) pada 10 Muharram 1442 H / 29 Agustus 2020 M lalu, Ikatan Siswa Abiturien (IKSAB) Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus, menggelar Musyawarah Bersama (Mubes) II.

Lewat “musyawarah” yang berlangsung cukup lama itu, forum Mubes II IKSAB TBS Kudus akhirnya menetapkan ketua baru IKSAB yang akan menahkodai organisasi alumni madrasah TBS Kudus ini untuk periode 2020 – 2024 M, yakni H. M. Haidar Ulinnuha.

Putera pasangan H. M. Khudri Hasbullah (Gemiring Kidul, Nalumsari, Jepara) dan Hj. Ela Nurlaila Tabrani (Cengkareng, Jakarta Barat) ini tidak menyangka akan terpilih sebagai ketua IKSAB, lantaran banyak alumnus madrasah TBS Kudus dengan kapasitas keilmuan dan pengalaman organisasi yang mumpuni, bisa menjadi pilihan untuk menahkodai organisasi itu.

‘’Namun karena ini merupakan amanat dan hasil dari Mubes II IKSAB TBS Kudus, maka harus kita hormati. Berbekal arahan dan restu dari masyayikh dan ketua Yayasan TBS Kudus, bismillah, akan saya laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,’’ kata Haidar yang kini menjabat wakil kepala SMP Darul Izzah Jakarta dan kepala SMK Yandika Jakarta itu.

Dia mengemukakan, usai terpilih, bersama tim formatur akan segera menyusun kepengurusan masa, mengagendakan pra rapat kerja, pelantikan pengurus dan kemudian rapat kerja. ‘’Mohon dukungan semua pihak, khususnya dari ketua yayasan dan masyayikh, semoga kepengurusan yang terbentuk nanti bisa bersinergi dan menjadi tim yang solid, memiliki kesamaan visi dan misi, agar tujuan dan program IKSAB bisa berjalan sesuai harapan,’’ lanjut Haidar –sapaan akrab H. M. Haidar Ulinnuha.

Mengenai bidang garapan yang akan dilakukan dalam kepengurusannya, Haidar menambahkan, di antaranya pemutakhiran data alumni, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). ‘’Selain itu, pengembangan kemandirian ekonomi dan kedaulatan pangan, serta pengembangan media untuk komunikasi dan dakwah,’’ ungkap suami Hj. Dina Sulistiana dan ayah dari M. Ulil Wafda, M. Mazda Hukma, M. Zahir Rajabi dan Mazaya Humayra.

H. M. Haidar Ulinnuha belajar di madrasah TBS mulai jenjang Madrasah Persiapan Tsanawiyah (MPTs), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK). Selepas dari Madrasah TBS Kudus ia menempuh studi jenjang S-1 (Sarjana) di FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo dan jenjang S-2 (Magister) studi Manajemen di Universitas Kejuangan 45 di Jakarta.

Ia yang kini berdomisili di Jl. Pelita RT. 008 RW 01, Cengkareng Timur, Jakarta Barat ini tercatat memiliki pengalaman organisasi yang cukup panjang, di antarannya sebagai pembina Yayasan Darul Izzah Jakarta, pembina FORMAT Jakarta, pengurus PW. RMINU. DKI Jakarta, PW. LP. Maarif NU DKI Jakarta dan ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Jakarta, Panwaslu Jakarta, sekretaris Forum Kepala Sekolah Menengah Islam (FKSMPI) Jakarta Barat dan pembina FKSMPI Jakarta. (rosidi/ mail, adb, rid)

Comments