Ketua PWNU Jateng Prihatin Minat Generasi Muda Jadi Petani Sangat Minim

0
615
workshop Pertanian LPPNU Jateng

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH. Muhamammad Muzammil mengaku prihatin terhadap generasi muda yang kurang minat menekuni  menjadi seorang petani..Padahal, sebagaimana dawuh pendiri NU KH Hasyim Asy’ari bahwa petani adalah pejuang negeri.

“Kita melihat minat generasi muda menjadi petani sangat minim.Umumnya generasi muda lebih tertarik pada sektor industri, jasa dan perkantoran dibanding menjadi petani,”ujarnya saat membuka acara workshop pertanian yang diadakan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdatul Ulama (LPPNU) Jateng, Ahad (30/6/2019).

Meski begitu, lanjut Muzammil, sikap generasi muda tersebut tidak salah lantaran mengikuti perkembangan zaman. “Namun untuk ke depan, bangsa kita yang bercorak agraris akan mengalami pergeseran dari swasembada pangan menjadi importir pangan,”terangnya.

Menyikapi hal itu, Ketua LPPNU Jateng H Suroso Abdurrozaq menegaskan perlunya langkah-langkah yang terencana untuk pengembangan pertanian sehingga generasi muda bisa lebih tertarik untuk mengembangkannya.

“Kajian pertanian yang bersifat teoritik memang diperlukan, namun pengembangan laboratorium dan penerapan hasil-hasil penelitian mendesak untuk dilakukan,”katanya.

Terkait kegiatan workshop pertanian ini, Suroso mengharapkan dapat ditindaklanjuti di lapangan atau  daerah pedesaan. “Dengan demikian, pertanian warga dapat lebih produktif dan berkualitas lebih baik.”terangnya.

Workshop yang digelar di aula kantor PWNU Jl Dr Cipto 180 Semarang ini diikuti 22 warga NU pegiat pertanian dari berbagai daerah.(adb/rid)

Comments