Baca Puisi di Malam Hari Santri

0
244

Kudus,suaranahdliyin.com – Memperingati hari Santri 2017, ratusan kader muda NU desa Kedungsari mengadakan acara dialog dan pembacaan puisi di gedung Balai desa setempat, Sabtu malam (21/10). Kegiatan dengan tema ”Meningkatkan soliditas santri menatap masa depan” diikuti pengurus dan kader-kader IPNU-IPPNU, GP Ansor dan Fatayat NU Kedungsari .

Mereka mengawali acara dengan membaca sholawat sholawat nariyah kemudian dilanjutkan dialog. Diakhir acara teater Nawa Kartika membacakan puisi karya KH Musthofa Bisri (Gus Mus). Ada judul puisi Gus Mus yakni Mulut, Basrah, Gandrung, Buahmata, Ibu, Kau ini bagaimana atau aku harus bagaimana, sujud dan tadarus dibacakan pegiat teater secara bergantian.

Menurut ketua Rijalul Ansor Ali Mahmudi, Hari santri ini dijadikan momentum untuk menjalin silaturrahim dan menjaga komunikasi antar kader dan badan otonom NU. “Harapannya, terjalin kekompakan sesama kader sehingga mampu membumikan NU di masyarakat,”ujarnya.

Terkait pembacaan puisi karya Gus Mus, Ketua IPNU Kedungsari Abdullah Kamal menjelaskan sebagai wujud santri tidak hanya berkutat pada pesantren melainkan juga bisa berkiprah pada segala bidang termasuk berkesenian. “Puisi karya Gus Mus ini mampu melahirkan inspirasi sekaligus mencerahkan sebuah kebaikan bagi masyarakat,”tandasnya (aslih)

Comments