
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Komunitas Sedekah Subuh Kudus bersama PC IPNU-IPPNU Kabupaten Kudus membagikan puluhan paket daging ayam kepada jamaab salat subuh di musala dan masjid, Senin (27/7/2026).
Sejak selesai salat Subuh, mereka menyiapkan dan membagikan paket daging ayam dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Para penerima menyambut dengan rasa syukur dan mengapresiasi inisiatif yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Ketua PC IPPNU Kabupaten Kudus Rizki Nailil Chusna menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata pengabdian pelajar NU kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan sedekah tidak hanya dimaknai sebagai berbagi materi, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan antara organisasi dengan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi bersama Komunitas Sedekah Subuh Kudus dalam program ini. Semoga kegiatan sederhana ini menjadi wasilah keberkahan bagi para donatur, relawan, maupun para jemaah yang menerima manfaat,”ujarnya.
Ia mengharapkan semangat berbagi seperti ini dapat terus tumbuh dan menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap sesama. IPNU-IPPNU akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sedekah subuh dibagikan di masjid & musalla sekitar kantor PC NU Kudus diantaranya masjid jami’ Nur Nganguk wali & musholla Al-Ikhlas, “tutur Naili.
Koordinator komunitas Sedekah Subuh Kudus Ubaidil Wafa menyampaikan kegiatan ini digagas langsung oleh seseorang yang belum mau disebutkan identitasnya. “Kmi berharap semoga amal yang diberikan dapat memberikan kemanfaatan dan semoga menjadi amal jariyah para donatur dan juga relawan yang telah mensukseskan acara sedekah subuh ini,” ujarnya
Wafa menjelaskan sedekah subuh.kudus merupakan gerakan sosial berbasis kepedulian, dengan semangat berbagi di waktu terbaik, yaitu saat subuh dan momen ibadah pagi. Tujuannya, untuk menumbuhkan budaya sedekah sekaligus mempererat nilai kebersamaan lintas masyarakat.
“Fokus utama kegiatan ini adalah menyalurkan bantuan berupa sayur, makanan atau kebutuhan pokok kepada para jamaah ibadah pagi,” terangnya.
Dengan menyasar momentum, kata dia, diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghadirkan keberkahan dan rasa syukur di awal hari.
“Gerakan ini terbuka untuk semua kalangan yang ingin berbagi, baik secara individu maupun komunitas.” imbuh Wafa.
Setiap donasi yang terkumpul dikelola secara amanah dan disalurkan secara langsung kepada penerima manfaat, sehingga menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Melalui sedekah subuh.Kudus diharapkan tercipta ekosistem kebaikan yang berkelanjutan, memperkuat solidaritas sosial, serta menanamkan nilai kepedulian tanpa batas di tengah kehidupan bermasyarakat, “imbuhnya. (muna/adb










































