Peringatan Haul Sunan Muria, Ini Bentuk Bakti Kepada Orang Tua

0
550
KH. Nur Khamim dalam pengajian Haul Sunan Muria, belum lama ini

KUDUS, Suaranahdliyin.com  – Ratusan jamaah dari berbagai desa dan kota menghadiri pengajian umum dalam rangka haul ke 399 Sunan Muria, Rabu malam (1/8/2023). Pada kesempatan itu, Pengasuh pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an 2 Kudus KH. Nur Khamim menyampaikan mauidah hasanah.

KH. Nur Khamim mengungkapkan setiap orang yang keluar dari rumah untuk melakukan hal positif maka pasti mendapat kebaikan, keberkahan dan kemanfaatan. Misal keluar dengan niat ngaji, niat sholawat, niat ziaroh ataupun niat beriktikaf di masjid pasti akan membawa kebaikan bagi semua

“Setiap orang yang keluar dari rumahnya ini akan disambut dengan dua bendera, satu bendera dibawa malaikat satu bendera dibawa setan.”terangnya di komplek Makam Sunan Muria desa Colo Kudus.

Ketika keluar untuk hal yang baik atau positif untuk melakukan amalan yang Sholih, maka ia akan dipayungi malaikat sampai tempat tujuan dan kembali ke rumah juga masih dipayungi malaikat.

“Dan pasti mendapat kebaikan, keberkahan, kemanfaatan,”tandas KH.Nur Khamim.

Tidak hanya itu, Ia menyebutkan pula peringatan haul Mbah Raden Umar Said (Sunan Muria) juga termasuk bentuk bakti anak dengan orang tuanya.

“Orang tua ada tiga macam yaitu, orang yang telah melahirkan kita seperti bapak dan ibu, orang yang telah menikahkan kita dengan putra atau putrinya berarti bapak dan ibu mertua, orang yang telah mendidik, mengajar, bimbing para guru, Romo kyai, Mursyid. Dan ini adalah orang tua yang diberikan untuk ingat kepada Allah SWT,”imbuh KH.Nur Khamim. nya.

Dalam pengajian itu dimeriah Rebana Al-Mubarok bersama vokalis Gus Apank. Kamis paginya, haul diakhiri dengan pergantian kain luwur makam Sunan Muria.(Hasna/adb)

Comments