Perempuan harus Sehat Fisik, Mental dan Sosial

0
332
Fitriyana menjadi pembicara kesehatan reproduksi perempuan yang diselenggarakan Fatayat NU Rimbo Bujang Tebo

TEBO,Suaranahdliyin.com – Kaum perempuan harus sehat fisik, mental dan sosial. Karenanya, seorang perempuan perlu mengetahui sejak dini kesehatan reproduksi.

Bidan salah satu Rumah Sakit di Tebo Fitriyana menyampaikan hal itu dalam seminar bertajuk Kesehatan Reproduksi Perempuan yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Rimbo Bujang Tebo Jambi, di gedung MWC NU setempat, belum lama ini.

BACA JUGA : Fatayat NU Rimbo Bujang Adakan Khataman dan Seminar Kesehatan

Fitrayana mengatakan perempuan harus selalu menjaga kesehatan reproduksi untuk kehidupan masa kini dan mendatang. Ditegaskan, kesehatan reproduksi merupakan asset penting bagi perempuan.

“Jadi, jangan malu dan sungkan untuk bertanya, supaya kita bisa memiliki pengetahuan yang cukup,”ujar Fitriyana yang didaulat sebagai pembicara tunggal.

Ia menegaskan kesehatan reproduksi perempuan adalah keadaan sehat fisik, mental, dan sosial, tanpa penyakit maupun kecacatan pada perempuan. ”Sehat ini meliputi semuanya tidak hanya fisiknya saja yang tampak cantik,  tidak hanya mentalnya tapi semuanya.”Imbuhnya.

Kesehatan reproduksi ini, jelas Fitriyana, harus dipersiapkan sejak dini sejak perempuan berusia remaja dan pada usia subur, yaitu usia dua puluh tahun sampai empat puluh tahun. Diuraikan, perempuan harus tahu organ-organ penting yang ada di dalam tubuhnya dan cara perawatannya.

“Kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan kita adalah hal yang utama. Bila terjadi gangguan segeralah berkonsultasi pada ahlinya sehingga menemukan solusi yang tepat,”terangnya.

Dalam seminar ini Fitriyana juga memutarkan vidio panduan langkah-langkah mengenal gangguan psikologi perempuan sekaligus cara mengatasinya sehingga para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan.

Seminar yang diikuti 150 perempuan ini diakhiri tukar menukar jajanan yang dibawa peserta sendiri. Mereka mengaku sangat senang mengikuti seminar dalam rangka menyongsong harlah ke-72 Fatayat NU ini..(Karin/adb)

Comments