Pameran Lukisan dan Kaligrafi Semarakkan Peringatan Harlah ke-97 NU

0
2081
Tim redaksi Suaranahdliyin.com foto bersama Abdul Gani di arena pameran, kemarin

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Beberapa pelukis dan seniman kaligrafi ikut menyemarakkan gelaran peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-97 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan PWNU Jawa Tengah.

Pameran lukisan dan kaligrafi yang ‘’dikomandani’’ duet seniman Nashrul Haqqi dan Abdul Gani, ini digelar sejak 2 Maret lalu dan akan berakhir pada 8 Maret, mengusung tema ‘’Oelama untuk Negeri’’.

‘’Seniman dengan latar belakang NU, sangat banyak. Hanya saja belum tergarap serius,’’ujar Abdul Gani kepada Suaranahdliyin.com, Selasa (3/3/2020). ‘’Apresiasi karya seni harus ditingkatkan,’’ lanjutnya.

Abdul Gani yang lebih banyak membuat kaligrafi ini, menceritakan, pada momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 kemarin, bersama Nashrul Haqqi sebenarnya telah menggagas pula event yang cukup prestisius.

‘’Waktu itu, kami menggagas pameran 1000 wajah ulama. Hanya saja belum terealisasi. Semoga, pada momentum HSN selanjutnya, bisa terealisasi,’’ ungkap alumnus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, itu.

Abdul Gani yang sudah lima tahun terakhir menjabat Kepala SD Islam Kurma, Salatiga, ini mengaku dunia seni telah menjadi hobi yang akan senantiasa dijalaninya. ‘’Sampai kapanpun, Saya akan selalu berkarya. Lewat jalur (seni-red) ini, kita juga bisa berkarya,’’ tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan katalog pamera, mereka yang ikut menyumbangkan karyanya dalam pameran yaitu KH. A. Musthofa Bisri (Gus Mus), Nashrul Haqqi, Kholison Syafi’i, Abdul Gani, Bang Sholeh, Robert Nashrullah, Masbukhin, Arif Samsoel, A. Khafid, Mas Imam, Joko Priono, Gusar dan Efendy Leng. (ros, gie, mail, rid/ adb, luh)

Comments