
MAGELANG,Suaranahdliyin.com – Gema sholawat nabi menggema di halaman Pondok Pesantren Darul Hikmah Kiai Abdan desa Rejosari Kecamatan Pakis Kabupatem Magelang. Ratusan siswa siswi, guru dan karyawan Madrasah Tsanawiyah Yaspi Pakis dan Madrasah Aliyah Darul Hikmah Kiai Abdan. duduk bersama melantunkan maulid dziba’ sebagai rasa haru bahagia menyambut hari kelahiran Nabi umat islam, Jum’at (5/9/2025).
Selain pembacaan maulid, kegiatan diisi pembinaan dari# Polsek Pakis. Eko Prasetyo. hadir mewakili Kapolsek Pakis menyampaikan pembekalan kepada siswa siswi.
Dalam paparannya, ia menerangkan materi tentang kenakalan remaja, pemahaman tentang demonstrasi dan cara menyikapi dengan bijak serta penggunaan media sosial secara bijak tidak melanggar norma agama dan undang-undang.
“Kami berpesan kepada siswa-siswi agar menyikapi hal-hal yang ada disekitar kita dengan bijak agar kita tidak terjerumus dalam pergaulan bebas serta tidak terprovokasi dalam hal yang tidak dapat di pertanggung jawabkan dan hati-hati dalam ber media sosial, gunakan lah dengan baik, ambil sisi positif dan buang hal negatif”katanya.
Kepala madrasah Tsanawiyah Yaspi Pakis Kiai Ahmad Syarif Hidayatullah.menjelaskan pembinaan bertujuan agar siswa siswi lebih hati-hati menerima ajakan dari pihak luar untuk melakukan aksi,
“D,i tengah situasi saat ini , maraknya demo di berbagai tempat, kami ingin membentengi anak-anak kami agar tidak ikut-ikutan” terangnya
Kiai Ahmad Syarif Hidayatullah menjelaskan memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW.merupakan bentuk rasa Syukur kita kepada Allah SWT. “Sudah sepantasnya Nabi Muhammad maka sepantasnya kita memperingati maulid Nabi karena Nabi Muhammad sebagai khoirul makhluk (sebaik-baiknya ummat).”terangnya.
“Juga sebagai bentuk rasa mahabbah cinta kepada nabi Muhammad sebagai rohmatan lil alamiin, suri tauladan sepanjang masa yang tak lekang oleh waktu serta kepedulian beliau terhadap matnya,”sambung kiai Ahmad Syarif.
Sebagai rasa mahabbah kepada Nabi, lanjut dia, umat Islam harus mengikuti perintah serta meneladani sifat dan langkahnya. Ia mengajak para siswa untuk senantiasa mengikuti sunah-sunah Nabi Muhammad.
”Mari kita tingkatkan kualitas ibadah dan mahabbah kita kepada Nabi Muhammad SAW serta mengikuti perintah dan sunah beliau meskipun sedikit demi sedikit” tandas Kiai Ahmad Syarif

Ketua panitia pelaksana Siswanto menjelaskan bahwa rangkaian acara tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kegiatan tahun ini lebih meriah lantara madrasah menyediakan doorprize bagi anak anak.
“Kami menyiapkan banyak doorprize untuk anak anak yang membaca Fasal. Hal ini agar siswa-siswi lebih senang dan antusias dalam menyambut bulan penuh shalawat kali ini,”ujarnya
Pihak pondok juga menyiapkan hadiah-hadiah menarik, diantara nya alat tulis, keperluan siswa juga beberapa ekor ayam dan mentok yang diberikan melalui kuis-kuis seputar kelahiran Nabi Muhammad SAW dan tentang pengetahuan keIslaman.
Siswa-siswi merasa bahagia, salah satunya Astri Dwi Yuniarti siswi kelas 9D “Saya bahagia, karena tidak menyangka aku mendapat mentok karena bisa menjawab pertanyaan” ungkapnya dengan tersenyum.
Hal senada juga diungkapkan oleh Rahma Rahayu Ningtyas siwi kelas XI Tahfidz, “Saya kaget dan tidak percaya, moment maulid ini akan menjadi hal yang tak terlupakan”ucapnya.(Septianti/adb)









































