Mbah Bekel, Waliyullah Keturunan Sunan Kalijaga di Kedungdowo

0
4716
Makam Mbah Bekel di Kedungdowo

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Makam keramat itu berada di RT 02 RW IV Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu. Masyarakat sekitar mengenalnya sebagai makam Mbah Bekel.

Dari keterangan yang pernah disampaikan KH Ahmad Shofwan Thoyyib yang sudah ditashih Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya (Habib Luthfi) Pekalongan, Mbah Bekel bernama asli Raden Abdus Salam. Ia diyakini sebagai waliyyulah yang merupakan keturunan ke-14 Kanjeng Sunan Kalijaga.

Secara silsilah yakni Raden Abdus salam (Mbah Bekel) bin Raden Kyai As’ad bin Raden Kiai Masduqi bin Raden Hasan Munadi (Mbah Sengkreng Joyo Kusumo) bin Raden Abdul Manan Surowijoyo bin Raden Jailani (cucu Kanjeng Pengeran Benowo) bin Raden Kasan (Ki Ageng Cempan) bin Panembahan Krapyak bin Panembahan Wijil (Pangeran Broto Kusumo) bin Panembahan Noto Projo bin Panembahan Sabrang bin Panembahan Kethip bin Panembahan Penghulu bin Panembahan Hadi nin kanjeng Sunan Kalijaga (Raden Syahid).

“Di desa setempat, Mbah Bekel diyakini sebagai tokoh yang memiliki peran besar dalam dakwah Islam. Sehingga setelah wafat, masyarakat selalu menggelar haul setiap 19 Muharram (Suro),” terang juru kunci makam, Zaenuri.

Adapun rangkaian buka luwur, kata Zaenuri menambahkan, antara lain diisi dengan pembacaan tahlil, khataman al-Quran, pembacaan manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani, pembacaan Maulidur Rasul (Al-Barjanzi), serta pembagian nasi barakah. (ratna fitria inovati/ sep, adb, ros)

Comments