Mantap, Kontingen Jateng Juara Umum Jamnas Relawan BNPB 2019

0
144
Perwakilan kontingen Jateng menerima penghargaan.

BELITUNG, Suaranahdliyin.com – Kontingen Jawa Tengah berhasil menjadi juara umum dalam Jambore Nasional Relawan Penanggulangan Bencana yang digelar di Kabupaten Belitung, 9-12 Oktober 2019.

Tim Jateng menjadi yang terbaik dari berbagai macam lomba dalam kegiatan yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini.

Dari lima lomba yang diselenggarakan, Jawa Tengah berhasil menjadi juara pertama pada lomba cerdas cermat, lomba penulisan medsos, dan lomba desk relawan. Dua lomba lain, yakni pembuatan jalur evakuasi serta lomba yel-yel, belum berhasil menjadi yang terbaik. Meski demikian, Jateng dinilai paling inovatif dalam lomba desk relawan.

Tim lomba sosmed terdiri dari Abdul Aziz (LPBI NU), Kholid Zakaria (BPBD Jateng), dan Indah Kartika Cahyani (BPBD Wonosobo). Sedang tim lomba cerdas cermat diwakili Dwi Handoko (PMI), Kholid Zakaria (BPBD Jateng), dan Wiwik Ariani (Rumah Zakat)

Sementara untuk lomba Desk Relawan terdiri dari Dwi Handoko (PMI), Wiwik Ariani (Rumah Zakat), Abdul Halim (BPBD Wonosobo), dan Slamet (BPBD Wonosobo).

Salah satu kontingan Jateng Abdul Aziz mengatakan, kegiatan semacam ini sangat penting sebagai sarana upgrading bagi Relawan kebencanaan di seluruh Indonesia. “Mengingat hampir semua provinsi di Indonesia ini, tak ada satupun daerah yang luput dari ancaman kebencanaan,” ujarnya, Sabtu (12/10/2019) lalu.

Aktivis LPBI NU Jateng ini menambahkan, dalam forum ini relawan bisa saling belajar tentang kondisi antar daerah di Indonesia. “Untuk beberapa lomba yang menempatkan kita menjadi yang terbaik, tentu ini tak lepas dari kekompakan dari semua tim,” katanya.

Ketua kontingen Jateng yang juga Kasi Logistik BPBD Jateng, Sudarsono AS, mengemukakan, jambore ini merupakan ajang asah keterampilan dan uji koordinasi bagi relawan. “Hasilnya akan dijadikan landasan penetapan kebijakan penanganan darurat bencana di daerah. Mengingat Jawa Tengah merupakan wilayah rawan bencana yang tinggi,” imbuhnya.

Ajang ini, harap Sudarsono, bisa menjadi sarana latihan untuk relawan, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. “Kemenangan yang diraih Jateng tak lain karena modal soliditas dan semangat belajar yang tinggi, dan mengedepankan kearifan lokal,” tegasnya.

Plt Direktur Pemberdayaan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan BNPB Pangarso mengatakan, kegiatan ini merupakan acara tahunan dalam rangka memupuk persaudaraan relawan se-Indonesia. (mhet/ ros, adb)

Comments