Upacara Harlah ke-103 NU
Madrasah NU Miftahul Falah Dawe Komitmen Tanamkan Nilai-Aswaja An-Nahdliyah Kepada Peserta Didik

0
289
Upacara peringatan Harlah ke-103 NU di Miftahul Falah Cendono Dawe Kudus

KUDUS,Suaranahdliyin.com  – Keluarga besar Madrasah Nahdlatul Ulama’ Miftahul Falah Cendono Dawe, Kudus, menyelenggarakan upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke103 Nahdlatul Ulama (NU), Ahad, (4/1/2026). Kegiatan berlangsung pada pukul 07.30 WIB diikuti seluruh peserta didik dan guru MTs, MA dan SMK NU Miftahul Falah  di halaman madrasah setempat.

Pembina upacara Noor Said mengatakan peringatan Harlah ke-103 NU ini dimaknai sebagai momentum refleksi dan penguatan identitas Madrasah NU Miftahul Falah sebagai lembaga pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

“Penyelenggaraan peringatan Harlah NU penting sebagai upaya edukatif dalam menanamkan nilai-nilai ke-NU-an sejak dini kepada peserta didik.”ujarnya.

Noor Said menjelaskan upacara ini menjadi media pembelajaran karakter, sejarah, dan ideologi NU agar peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik.

“Tetapi juga memiliki jati diri, akhlak mulia, dan sikap moderat dalam kehidupan bermasyarakat,”lanjutnya

Ia menjelaskan, Nahdlatul Ulama’ didirikan pada 16 Rajab 1344 H, (31/1/1926) oleh para ulama besar dengan tokoh sentral Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, bersama KH. Wahab Hasbullah dan para kiai lainnya. Sejak awal berdirinya, NU hadir sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah yang berperan penting dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, melestarikan tradisi keislaman, serta berjuang demi kemerdekaan dan persatuan bangsa Indonesia.

“Dari peringatan Harlah NU ke-103 ini, lanjut dia, Madrasah NU Miftahul Falah berkomitmen menanamkan nilai-nilai tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), cinta tanah air, serta akhlakul karimah kepada seluruh peserta didik.

“Generasi muda NU ke depan harus mampu tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, melek teknologi, namun tetap teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai keislaman, serta siap memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara,”pesannya di akhir sambutan.

[Alya Zykratul Rahma, Mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Prodi KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), UIN Sunan Kudus]

Comments